Timnas India Putuskan Bentuk Dua Tim untuk Dua Agenda Bentrok

Share

Federasi Sepak Bola India (AIFF) mengonfirmasi akan membentuk dua skuad terpisah untuk menyikapi bentrok jadwal antara turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 dan pertandingan uji coba melawan Timnas Brasil pada Oktober 2026.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat Komite Eksekutif AIFF di New Delhi pada Kamis, 6 Agustus 2026. India dijadwalkan bertanding di FIFA ASEAN Cup pada 24 September hingga 4 Oktober 2026 di Indonesia, sementara laga persahabatan kontra Brasil digelar pada 3 atau 4 Oktober di Stadion Salt Lake, Kolkata.

Sebelumnya, The Blue Tigers terancam mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 karena larangan FIFA menurunkan tim U-23 atau tim B pada ajang tersebut. Laga eksibisi melawan Brasil sendiri menelan biaya penyelenggaraan hingga 7 juta dolar AS atau sekitar Rp110 miliar.

Mantan kapten Timnas India, Bhaichung Bhutia, menyuarakan penolakan keras terhadap wacana penarikan diri dari kompetisi kawasan tersebut saat diwawancarai oleh Khel Now.

"Saya sangat bersikeras agar tim utama harus ikut serta dalam Piala ASEAN FIFA. Ini adalah kompetisi yang jauh lebih baik daripada Kejuaraan SAFF," kata Bhaichung Bhutia, Mantan Kapten Timnas India.

Bhutia menilai partisipasi pada ajang resmi bentukan FIFA memberikan dampak finansial serta manfaat teknis yang nyata bagi pengembangan performa para pemain.

"Secara finansial, Anda juga mendapatkan biaya partisipasi dan, jika Anda berprestasi, ada hadiah uang yang besar untuk dimenangkan. Lebih penting lagi, ini sangat bagus untuk pengembangan tim," kata Bhaichung Bhutia, Mantan Kapten Timnas India.

Ia menambahkan bahwa atmosfer pertandingan kompetitif jauh lebih berharga daripada laga eksibisi satu hari.

"Tiga atau empat pertandingan kompetitif jauh lebih bermanfaat bagi para pemain. Ini adalah turnamen yang bagus untuk dimainkan," kata Bhaichung Bhutia, Mantan Kapten Timnas India.

Mantan penyerang India itu juga mengkritik efektivitas laga persahabatan melawan Brasil dalam jangka panjang.

"Saya sangat menekankan bahwa tim utama harus pergi dan bermain di FIFA ASEAN Cup," kata Bhaichung Bhutia, Mantan Kapten Timnas India.

Ia mengingatkan adanya potensi hadiah uang serta manfaat perkembangan tim yang hilang jika hanya fokus pada pameran tunggal.

"Itu adalah kompetisi yang jauh lebih baik dibanding SAFF Championship, dan kita juga mendapat uang partisipasi. Jika bermain baik, ada hadiah uang lumayan untuk dimenangi," kata Bhaichung Bhutia, Mantan Kapten Timnas India.

Bhutia mempertanyakan keuntungan taktis yang didapat dari laga pameran melawan negara peringkat lima dunia tersebut.

"Brasil adalah Brasil, dan memang menyenangkan bermain melawan mereka. Tetapi waktunya tidak tepat. Anda hanya bermain satu pertandingan, apa yang didapat untuk pengembangan jangka panjang tim nasional?" kata Bhaichung Bhutia, Mantan Kapten Timnas India.

Guna menghindari sanksi denda FIFA hingga 20.000 franc Swiss atau setara Rp360 juta akibat penarikan diri, AIFF resmi memberitahukan FIFA bahwa India mengirimkan skuad terpisah untuk kedua ajang tersebut.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author