Timnas AS Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Tim nasional sepak bola pria Amerika Serikat berhasil melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Bosnia dan Herzegovina dengan skor 2-0 pada Rabu malam di Santa Clara, California. Kemenangan di Stadion San Francisco Bay Area ini menjadi catatan sejarah kedua bagi tim berstatus tuan rumah tersebut untuk memenangkan pertandingan di fase gugur Piala Dunia sejak tahun 2002 silam. Gol pembuka keunggulan diciptakan oleh Folarin Balogun pada masa tambahan waktu babak pertama setelah sepakan kaki kirinya berhasil melewati sela kaki penjaga gawang Bosnia dan Herzegovina.
Namun, kompleksitas permainan berubah pada menit ke-64 setelah Balogun menerima kartu merah langsung akibat peninjauan VAR yang menyatakan dirinya menginjak pergelangan kaki pemain bertahan lawan.
Meskipun harus bermain dengan 10 orang, skuad asuhan Mauricio Pochettino justru menggandakan keunggulan pada menit ke-80 melalui eksekusi tendangan bebas akurat Malik Tillman. Berdasarkan data Fox Sports, pertandingan penentu ini memecahkan rekor pemirsa televisi di Amerika Serikat dengan rata-rata 24,4 juta penonton dan mencapai puncak tertinggi sebanyak 31,8 juta penonton.
Insiden kartu merah yang menimpa penyerang utama Amerika Serikat tersebut memicu berbagai tanggapan mengenai keabsahan keputusan dari wasit yang memimpin jalannya pertandingan. "It just looked like him and the defender were both trying to get in a good position, and unfortunately, he caught the back of the defender's leg," kata Kenny Cooper, mantan pemain FC Dallas kepada CBS News.
Cooper menambahkan bahwa dirinya telah melihat tayangan ulang dan memperhatikan pergerakan kepala Balogun yang terus melihat ke depan tanpa ada unsur kesengajaan. "I watched the replay, and what I was looking for was Balogun's head, and it looked like he was looking forward, and it didn't look like he was looking down, and so I don't think there was any malice to it," ujar Cooper. Dirinya menilai keputusan tersebut tetap tidak layak diberikan sekalipun posisi pelanggaran tersebut dilakukan oleh tim lawan.
"I try to look at this objectively, and one of the thoughts I had was if this was the reverse, and with what I saw where he wasn't looking at the player's leg, I genuinely wouldn't be asking for a red card for the other team," tutur Cooper.
Mantan pemain profesional tersebut kembali menegaskan pandangannya mengenai insiden yang merugikan kubu tuan rumah itu. "Even if it was reversed, I wouldn't have thought it was a red card," ucap Cooper. Akibat sanksi kartu merah langsung dari FIFA tersebut, Balogun dipastikan harus absen membela tim nasional Amerika Serikat pada pertandingan fase gugur berikutnya.
"He's done so much for us, and now we've got his back," kata Christian Pulisic, rekan setim Balogun memberikan dukungan.
Selanjutnya, tim nasional Amerika Serikat dijadwalkan akan menghadapi tantangan dari Belgia pada hari Senin pukul 19.00 waktu setempat di kota Seattle.