Grup Musik Tiga Kembang Ungkap Rahasia Menjaga Kekompakan

Share

Trio dangdut Tiga Kembang yang beranggotakan Kristina, Cici Paramida, dan Ikke Nurjanah membagikan cara mereka menjaga kekompakan saat menghadapi perbedaan pendapat, sebagaimana dilansir dari Detik Hot pada Jumat (14/8/2026).

Grup musik tersebut memilih untuk menenangkan diri dan memikirkan jalan keluar terlebih dahulu ketimbang langsung beradu argumen saat terjadi gesekan di antara para personelnya.

Kristina menjelaskan bahwa situasi saling berdiam diri bukan menandakan adanya pertengkaran di dalam tubuh Tiga Kembang, melainkan bentuk proses berpikir secara individual.

"Kalau berantem mah kita nggak pernah. Diem-dieman, iya," kata Kristina.

Penjelasan tersebut disampaikan oleh Kristina untuk meluruskan persepsi publik terkait hubungan para anggotanya.

"Tapi diem-dieman bukan berarti berantem. Diem-dieman itu ya kita itu lagi memikirkan… memikirkan konsep. Memikirkan lagi ngomong apa gitu," kata Kristina.

Ia menuturkan bahwa pemahaman atas karakter masing-masing membuat pesan atau solusi dapat tersampaikan dengan baik tanpa perlu memicu bentrokan.

"Karena kita sudah menemukan solusinya masing-masing. Jadi kadang-kadang mencoba ngasih pesan-pesan aja gitu," kata Kristina.

Dalam pandangan Kristina, kegembiraan bersama menjadi aspek vital yang wajib dihadirkan setiap kali trio dangdut ini tampil menghibur penonton di atas panggung.

"Terus tapi kalau pas tampil aku selalu bilang, 'Ayo have fun, have fun, kita harus seneng-seneng, kita harus gembira', karena ini buat kita," ungkap Kristina.

Sementara itu, Ikke Nurjanah mengonfirmasi bahwa sikap memilih diam sejenak membantu mereka mengontrol emosi sebelum membicarakan pokok persoalan secara perlahan.

"Kita tuh lebih banyak diem dulu pada-pada gitu. Jadi kita bukan tipe yang, 'Kak Cici gini gini, Ikke gini gini', nggak. Jadi di belakang dulu, nanti kita pikirin lagi. Tapi ada aja nanti nyampeinnya," beber Ikke.

Ikke tidak menampik bahwa keluh kesah mengenai rekan sesama anggota kadang disampaikan secara pribadi, namun hal itu dilakukan tanpa niat memperbesar masalah.

"Mungkin aku pernah nyampein ke Kristina, aku pernah nyampein ke Cici soal 'Ih Cici kenapa gini ya, ih Kristina kenapa gini ya', tapi hanya sebatas itu. Terus pada saat ketemu, kayaknya kita langsung netralisir gitu," jelas Ikke.

Kematangan hubungan persahabatan yang telah terjalin lama menjadi fondasi utama bagi mereka untuk saling memberikan ruang ketika dibutuhkan.

"Tapi ya itu, karena kita sama-sama udah temenan lama banget, jadi udah tahu karakter masing-masing. Kristina tahu kalau lagi mundur, aku juga kalau lagi gini mundur," lanjutnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author