Thiago Mendes Tolak Jabat Tangan Neymar pada Laga Vasco vs Santos

Share

Gelandang Vasco da Gama, Thiago Mendes, secara sengaja menolak menjabat tangan penyerang Santos, Neymar, sebelum laga pekan ke-23 Brasileirao di Stadion Sao Januario, Minggu, 16 Agustus 2026. Momen tersebut meretakkan kembali hubungan dingin kedua pemain yang sudah berlangsung lama sejak masih berkarier di Prancis.

Insiden penolakan jabat tangan tersebut terjadi sebanyak dua kali selama jalannya protokol pra-pertandingan. Penolakan pertama berlangsung saat pertukaran vandel tim, dan yang kedua terjadi ketika Neymar mengulurkan tangannya di barisan pemain.

Aksi Mendes yang tertangkap kamera langsung memicu gelombang reaksi di media sosial serta meningkatkan tensi pertandingan. Di tribun penonton, para pendukung tuan rumah Vasco turut memprovokasi dengan membagikan topeng bergambar wajah Neymar sedang menangis.

Keretakan hubungan kedua pemain bermula dari pelanggaran keras Mendes terhadap Neymar pada pertandingan Liga 1 Prancis tahun 2020 antara Paris Saint-Germain melawan Lyon. Pelanggaran keras tersebut membuat Mendes diganjar kartu merah dan menyebabkan Neymar menderita cedera engkel parah hingga harus ditandu keluar lapangan.

Meski Mendes sempat menyampaikan permohonan maaf secara terbuka pasca-insiden di Prancis tersebut, pihak keluarga Neymar melayangkan kritik tajam atas gaya bermain kasar sang gelandang.

"Seorang pemain melakukan tekel gunting samping yang tidak bertanggung jawab dan keras, menginvasi ruang fisik pemain lain bahkan tanpa opsi bertahan. Kita tidak mengukur hal ini sepanjang pertandingan, di mana Neymar menderita rotasi pelanggaran tradisional yang selalu keras, dan dengan ini kita memberi makan jenis pemain dan sikap seperti ini. Dengan cara ini, sepak bola benar-benar akan kalah. Sampai kapan korban yang akan disalahkan?" kata Neymar Senior, ayah Neymar.

Perseteruan kedua pemain berlanjut saat keduanya kembali bermain di Liga Brasil awal tahun ini. Pada pertandingan bulan Februari lalu ketika Santos menang 2-1 atas Vasco da Gama, Neymar melakukan selebrasi gesture diam ke arah pendukung lawan dan terlibat adu fisik hingga mendapat kartu kuning bersama Mendes.

Setelah insiden adu fisik dan pertengkaran verbal di lorong stadion pada laga Februari tersebut, Neymar secara terbuka mengkritik kepribadian rivalnya itu kepada media.

"Dia selalu ingin mencari masalah, selalu ingin berbuat seolah pria tangguh, selalu seperti itu. Dengan segala hormat, dia adalah seorang idiot," kata Neymar, penyerang Santos.

Di sisi lain, Mendes menegaskan bahwa reaksi kerasnya pada laga lalu dipicu oleh tindakan Neymar yang dianggap tidak menghormati para pendukung Vasco da Gama. Rekan dekat Neymar, Jota Amancio, turut mengkritik Mendes di media sosial dengan mengutip analogi Ronaldinho mengenai sikap ego pemain berskala kecil dibanding kerendahan hati bintang besar.

Pasca-pertandingan bertensi tinggi ini, Vasco da Gama dijadwalkan bertanding melawan Olimpia di ajang CONMEBOL Sudamericana sebelum berhadapan dengan Palmeiras di liga. Sementara itu, Santos bersiap bangkit pada laga Sudamericana mendatang melawan Macara.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author