Gol Thapelo Maseko Bawa Afrika Selatan Lolos ke Fase Gugur
Penyerang tim nasional Afrika Selatan, Thapelo Maseko, mencetak gol tunggal pada menit ke-63 untuk membawa negaranya lolos ke babak gugur Piala Dunia FIFA 2026 setelah mengalahkan Korea Selatan dengan skor 1-0 pada laga penentu Grup A di Monterrey.
Hasil pertandingan ini menempatkan skuad Bafana Bafana di peringkat kedua Grup A dengan raihan empat poin di bawah Meksiko, sekaligus menjadi sejarah pertama kalinya Afrika Selatan melaju melampaui fase grup setelah kegagalan pada tahun 1998, 2002, dan 2010.
Sebelum mencetak gol krusial tersebut, penyerang berusia 22 tahun itu sempat mengalami masa sulit akibat cedera hamstring parah pada Afcon 2023 yang membuatnya kehilangan tempat di Mamelodi Sundowns, hingga akhirnya bangkit melalui masa peminjaman di klub Siprus, AEL Limassol.
Perjalanan karier Maseko dimulai sejak usia 12 tahun ketika ia menjadi salah satu dari 146 anak yang terdaftar dalam program uji coba sepak bola DreamLeague yang diluncurkan oleh Dreamfields Project di Sebokeng pada tahun 2015.
Manajer Operasional Dreamfields, Silas Mashava, mengonfirmasi bahwa organisasi non-profit tersebut awalnya fokus pada pembagian peralatan dan pembangunan lapangan sebagai proyek warisan Piala Dunia 2010 sebelum mengembangkan sistem liga lima lawan lima.
"We started the programme in 2015 at Setlabotjha Primary in Sebokeng and, interestingly, it was a pilot for the DreamLeague," kata Silas Mashava, Manajer Operasional Dreamfields.
Mashava menjelaskan bahwa program ini bertujuan memberikan kesempatan bermain yang terstruktur bagi setiap anak guna meningkatkan kepercayaan diri mereka.
"He [Maseko] was in the first group of boys who registered in that first year. He was in Grade 6 and would have spent two years in the programme," ujar Silas Mashava, Manajer Operasional Dreamfields.
Hingga saat ini, Dreamfields telah menyalurkan bantuan ke 3.950 sekolah dengan investasi lebih dari R160 juta di komunitas kurang mampu.
"Who would have thought that a 12-year-old in Sebokeng would go out to score the winning goal at the World Cup? It’s what dreams are made of," ucap Silas Mashava, Manajer Operasional Dreamfields.
Program ini juga melibatkan pelatih komunitas untuk membantu pemuda yang tidak bekerja serta mengadakan klinik pelatihan khusus.
"One of the main pillars is around ensuring that as many children as possible get an opportunity to take part in a structured football and netball programme," tutur Silas Mashava, Manajer Operasional Dreamfields.
Melalui kerja sama dengan berbagai mitra lokal, program ini terus berupaya membangun fondasi olahraga yang inklusif di tingkat sekolah.
"Everyone speaks about the benefits of sports, but the architecture of it always focuses on those who can make the team. We’ve been trying to build a base around affording each and every young boy and girl the opportunity to experience those intrinsic benefits that comes with playing team sports and expose them as much as possible to that environment during their school life," sebut Silas Mashava, Manajer Operasional Dreamfields.
Dampak dari kesuksesan Maseko kini memberikan inspirasi baru bagi anak-anak di wilayah Sebokeng untuk memercayai impian mereka.
"For us, we know that not every young child is going to go out to be a professional sports person," kata Silas Mashava, Manajer Operasional Dreamfields.
Mantan pemain legendaris Afrika Selatan, Doctor Khumalo, turut memberikan apresiasi tinggi atas kegigihan Maseko yang berhasil membalikkan situasi sulit setelah sempat terpinggirkan di level klub.
"I must say I’m happy for this boy; we nearly lost him," kata Doctor Khumalo, Legenda Bafana Bafana.
Khumalo menyoroti keputusan berani Maseko untuk pindah ke Siprus demi mendapatkan menit bermain yang reguler setelah jarang diturunkan oleh Sundowns.
"It’s not because he was being hated, they hated him or whatsoever, but the unfortunate part was not getting game time in Sundowns, but he decided to move," ujar Doctor Khumalo, Legenda Bafana Bafana.
Ia juga memuji peran Mamelodi Sundowns yang telah membentuk fondasi sang pemain sebelum melanjutkan karier ke luar negeri.
"We should also say thanks to Sundowns because it moulded him before he could go overseas, and here he is," ucap Doctor Khumalo, Legenda Bafana Bafana.
Khumalo menambahkan bahwa pelatih Hugo Broos memiliki andil besar karena terus memercayai dan mempelajari kemampuan taktis Maseko.
"Hugo believed in him. He went to select him, and he studied him. Here he is," tutur Doctor Khumalo, Legenda Bafana Bafana.
Fleksibilitas taktik Maseko di lapangan yang sering beroperasi di sektor sayap kanan meski memiliki kekuatan dominan pada kaki kiri juga mendapat pujian.
"He’s playing, people will always say Messi is left-footed, but he’s playing on the right. We have seen this long ago," sebut Doctor Khumalo, Legenda Bafana Bafana.
Khumalo mencatat bahwa gol bersejarah tersebut telah memberikan dampak psikologis yang besar bagi tim lawan di panggung dunia.
"You could see the frustration on the Korean players after South Africa scored that important goal, that history-making goal," kata Doctor Khumalo, Legenda Bafana Bafana.
Kekalahan tersebut bahkan membuat pelatih tim lawan tidak mampu memberikan banyak komentar selepas pertandingan.
"Even the coach, he doesn’t know what to say," ujar Doctor Khumalo, Legenda Bafana Bafana.
Di sisi lain, Maseko mengakui bahwa dua tahun terakhir merupakan periode yang sangat menguji kesabarannya di level klub maupun tim nasional.
"It was a difficult spell for me with the injury, but it is part of things you go through in football," kata Thapelo Maseko, Penyerang Afrika Selatan.
Maseko menegaskan pentingnya menjaga mentalitas positif saat menghadapi dinamika naik turun dalam dunia sepak bola profesional.
"There are highs and lows; the lows are painful and the highs are incredible. The important thing is patience and believing that things will eventually fall into place," ujar Thapelo Maseko, Penyerang Afrika Selatan.
Sebelum menghadapi Korea Selatan, kontribusi Maseko juga terlihat saat memaksa pemain Czechia melakukan pelanggaran handsball di kotak terlarang yang menghasilkan gol penyeimbang melalui penalti Teboho Mokoena.
"I have learned that you must stand on your feet and be patient because things will eventually fall into place," ucap Thapelo Maseko, Penyerang Afrika Selatan.
Kendati tampil sebagai sosok penentu, Maseko sempat merasa kurang puas dengan performa individunya secara keseluruhan pada pertandingan sebelumnya.
"I’m not happy with my performance. It was decent but this was a special personal moment, and I’m grateful for the opportunity," tutur Thapelo Maseko, Penyerang Afrika Selatan.
Ia mengungkapkan bahwa dukungan psikologis dari keluarga serta terapis profesional menjadi faktor kunci utama yang membantunya melewati masa depresi.
"All I wanted was just to play football," sebut Thapelo Maseko, Penyerang Afrika Selatan.
Maseko juga mengakui kesalahannya di masa lalu terkait tindakan emosional di media sosial saat mencoba keluar dari situasi sulit di Sundowns.
"I got help and support from my family, and my therapist was there for me. This kind of support keeps reminding you that eventually you will come back," kata Thapelo Maseko, Penyerang Afrika Selatan.
Ia mengimbau para pemain muda lainnya untuk tidak meniru langkah tersebut demi menjaga reputasi institusi klub.
"I did it, but I realised later that it was not the right thing to do. That is because you’re not only tarnishing your name and reputation but also that of the institution you’re playing for," ujar Thapelo Maseko, Penyerang Afrika Selatan.
Maseko menilai keputusannya beralih ke liga Siprus yang mengandalkan fisik telah membantunya meningkatkan massa otot melalui program latihan rutin.
"It was one of those things that, I realised later, was a mistake because it was not the right way to approach the situation," ucap Thapelo Maseko, Penyerang Afrika Selatan.
Afrika Selatan dijadwalkan menantang Kanada pada babak 32 besar di Stadion SoFi, Los Angeles, pada hari Minggu, 28 Juni.