Tessa Kaunang Somasi Sandy Tumiwa Terkait Foto Editan AI

Share

Aktris Tessa Kaunang melayangkan somasi kepada mantan suaminya, Sandy Tumiwa, akibat unggahan foto editan kecerdasan buatan (AI) di media sosial. Langkah hukum tersebut diambil karena tindakan itu dianggap mengganggu ketenangan privasi sang aktris, seperti dilansir dari Detik Hot.

Merespons somasi tersebut, Sandy Tumiwa telah memenuhi tuntutan dengan menghapus unggahan terkait serta menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Kendati demikian, Tessa Kaunang yang kini berusia 49 tahun menegaskan tidak ingin lagi terlibat dalam polemik masa lalu karena status hukum perceraian mereka sudah berkekuatan hukum tetap.

Penegasan untuk tidak saling mengusik kehidupan baru masing-masing disampaikan langsung oleh Tessa Kaunang saat memberikan keterangan di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

"Karena memang kita sudah punya kehidupan masing-masing, sudah ketok palu kok. Jadi janganlah, jangan ganggu-ganggu saya lagi," kata Tessa Kaunang.

Munculnya unggahan di media sosial tersebut diakui berdampak pada kenyamanan pihak Tessa Kaunang. Banyaknya pertanyaan dari orang-orang di sekitar mengenai maksud tindakan mantan suaminya itu menjadi beban tersendiri yang menguras energinya.

"Agak mengganggunya karena jadi banyak orang yang bertanya-tanya sama saya jadinya kan? 'Kenapa sih dia?'. 'Ada apa sih dia?', 'Emang mau ngapain lagi sama lu?', yang kayak gitu-gitu lho. Jadi kayak saya capek untuk menanggapi tanggapan-tanggapan sekitar saya sebenarnya," tutur Tessa Kaunang.

Tessa Kaunang juga berharap agar Sandy Tumiwa dapat menjalani jalan hidupnya sendiri. Ia meminta sang mantan suami berhenti memanfaatkan identitas ataupun foto dirinya demi memicu perhatian dari publik.

"Tapi tetap sampai sekarang masih ada aja yang dia tulis tentang saya. Tolong bro, move on bro! Saya aja udah move on," ujar Tessa Kaunang.

Sebagai langkah proteksi diri, Tessa Kaunang memutuskan untuk menutup rapat jalur komunikasi dengan Sandy Tumiwa, baik melalui pesan singkat maupun media sosial pribadi. Komunikasi di antara keduanya dibatasi secara ketat hanya untuk persoalan tanggung jawab formal sebagai orang tua.

"Mohon maaf sekali, saya ini tahu batas diri saya sendiri. Kalau saya ketemu dia itu takutnya emosi saya keluar lagi. Dan saya gak mau. Saya mau damai-damai aja," pungkas Tessa Kaunang.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author