Terbelit Utang Resepsi Rp175 Juta Pasutri Bertahan Hidup Makan Mie Instan
Keputusan finansial yang kurang matang saat menggelar pesta pernikahan dapat memberikan dampak buruk dalam jangka panjang. Pengalaman pahit ini dialami oleh sepasang suami istri asal Malaysia yang menyesal telah mengambil pinjaman uang dalam jumlah besar demi menggelar resepsi impian.
Seperti dikutip dari Detik Food yang melansir Weird Kaya, pasangan tersebut mengambil pinjaman senilai RM40.000 atau sekitar Rp175 juta untuk merayakan pernikahan mereka. Padahal sejak awal, kedua mempelai sebenarnya hanya merencanakan acara syukuran yang sederhana.
Rencana awal tersebut ditolak oleh pihak keluarga. Orang tua menghendaki agar pesta digelar di hotel dengan mengundang banyak tamu. Acara resepsi memang berjalan lancar sesuai keinginan keluarga, tetapi beban finansial mendalam muncul setelahnya.
Demi membayar utang puluhan juta tersebut, sang suami yang sehari-hari bekerja sebagai staf administrasi terpaksa mengambil pekerjaan sampingan sebagai pengantar makanan seusai jam kantor. Di sisi lain, sang istri berupaya membantu keuangan dengan berjualan secara daring melalui platform e-commerce, meski keuntungan yang didapat belum memuaskan.
Usaha keras tersebut belum cukup menutup beban utang. Pasangan baru ini mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pokok harian, termasuk biaya konsumsi harian karena gaji habis terpakai untuk membayar cicilan bulanan.
Rela Makan Mi Instan Selama Berbulan-bulan
Selama dua bulan pertama masa pernikahan, pasangan ini terpaksa bertahan hidup dengan mengonsumsi mi instan setiap hari di dapur rumah mereka. Kondisi prihatin ini terjadi bukan karena ketidakmampuan memasak, melainkan karena tidak ada sisa uang belanja setelah membayar tagihan utang.
Pria tersebut menyadari kekeliruannya karena tidak mendengarkan masukan istrinya sejak awal. Pesta pernikahan mewah hanya berlangsung dalam satu hari, sedangkan utang pinjaman harus ditanggung dan dilunasi selama bertahun-tahun.