Teluk Buyat Menawarkan Pesona Wisata Selam Unik di Sulawesi Utara
Teluk Buyat yang membentang di perbatasan Kabupaten Minahasa Tenggara dan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta olahraga air. Wilayah perairan di Sulawesi Utara ini dikenal sebagai surga bagi para penyelam, khususnya untuk aktivitas fun dive maupun muck dive. Kawasan perairan ini memiliki dimensi dengan panjang pantai berkisar 1,3 kilometer dan lebar mendekati 0,45 kilometer.
Wilayah teluknya membentang sepanjang 0,9 kilometer dengan total luas area mencapai kurang lebih 57,5 hektare. Dilansir dari Detik Travel, sebuah sungai yang memisahkan pembagian wilayah Kabupaten Minahasa Tenggara dan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur bermuara tepat di sisi kanan teluk. Sementara itu, ekosistem fringing reef atau terumbu karang tepi dapat dijumpai pada bagian dalam teluk, mulai dari sisi kiri dan kanan hingga mengarah ke area tanjung.
Pantai Buyat yang berada di dalam area teluk menawarkan karakteristik tempat menyelam dengan landasan dasar berupa pasir. Kontur atau topografi bawah laut di kawasan ini cenderung landai hingga jarak 100 meter dari garis pantai, sebelum akhirnya berubah menjadi area yang miring.
Titik penyelaman tersebar mulai dari ujung sebelah kiri area pantai hingga mencapai kawasan Tanjung Buyat. Spot terbaik untuk menyelam berada di area dengan kontur miring karena menjadi habitat bagi berbagai organisme laut yang unik dan menarik. Hamparan gugusan karang tumbuh subur pada kedalaman antara 5 hingga 15 meter di lokasi ini. Ekosistem karang tersebut menjadi rumah bagi banyak organisme bawah laut yang menakjubkan bagi para penyelam.
Biota Laut dan Panduan Waktu Menyelam
Para penyelam yang melakukan aktivitas di titik ini berkesempatan besar untuk menjumpai aneka ragam makhluk laut. Beberapa di antaranya meliputi berbagai jenis nudibranch, ghost pipefish, leaffish, serta bermacam-macam udang berukuran kecil. Tingkat jarak pandang di perairan ini tergolong rendah karena terdapat banyak partikel serta nutrien yang tersebar di dalam air. Jarak pandang rata-rata di bawah air berkisar antara 10 hingga 15 meter dengan kondisi arus laut yang relatif tenang.
Suhu air di kawasan ini berada pada rentang 26 sampai 32 derajat Celcius. Waktu yang paling ideal untuk melakukan penyelaman adalah pada pagi hari, tepatnya mulai pukul 07.00 hingga 11.00. Penyelam sangat disarankan untuk turun ke air saat kondisi laut sedang pasang.
Selain itu, penting untuk selalu menjaga buoyancy atau stabilitas posisi di dalam air dan membatasi gerakan fins agar pasir di dasar perairan tidak terangkat dan memperkeruh jarak pandang. Akses menuju lokasi penyelaman ini dapat ditempuh dengan berjalan kaki, baik dari arah Pelabuhan Lakban maupun dari Pantai Buyat. Aktivitas menyelam di destinasi ini juga dapat dilakukan secara langsung dengan masuk melalui tepi pantai.