Telmo Castanheira Pamit dari Persik Kediri Jelang Musim Baru
Gelandang bertahan asal Portugal, Telmo Castanheira, dipastikan menyudahi perjalanannya bersama Persik Kediri setelah bergulirnya kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Seperti dilansir dari Bola, pemain yang didatangkan pada awal musim atas rekomendasi pelatih Ong Kim Swee ini menyampaikan salam perpisahan melalui akun Instagram pribadinya.
Keputusan tersebut menambah daftar perubahan komposisi pemain asing tim Macan Putih, setelah sebelumnya bek Kiko Carneiro dan Jon Toral memilih bertahan, sementara penjaga gawang Leo Navacchio dipastikan hengkang.
"Terima kasih Persik Kediri untuk musim 2025/2026. Merupakan sebuah kehormatan bisa mewakili klub ini, dan saya akan selalu mengenang momen-momen tak terlupakan di Stadion Brawijaya," sebutnya.
Peran Telmo Castanheira di lini tengah Persik Kediri sempat mengalami dinamika, terutama setelah tampuk kepelatihan beralih ke tangan Marcos Reina yang membuatnya mulai jarang masuk susunan pemain utama.
Perjalanan karier sang gelandang di Indonesia tidak berjalan mulus karena sempat terhambat cedera serta sanksi akumulasi kartu merah.
Namun setelah pulih, ia kembali menjadi andalan dan membentuk kemitraan yang kokoh bersama Imanol Garcia di sektor gelandang bertahan.
Sepanjang musim, Telmo Castanheira tercatat tampil dalam 21 pertandingan dengan kontribusi menyumbang dua gol dan satu assist.
"Musim ini penuh tantangan dan perjuangan. Dan saya bersyukur bisa kembali tepat waktu untuk membantu tim di masa yang sulit," katanya.
Meski baru merumput selama satu musim di kompetisi sepak bola tanah air, pemain berusia 34 tahun tersebut mengaku sangat terkesan dengan atmosfer laga yang dilewatinya.
"Terima kasih kepada semua orang luar biasa yang saya temui selama perjalanan ini. Saya pergi membawa kenangan indah yang akan selalu saya simpan," ucapnya.
Rumor Transfer Menuju Klub Rival
Spekulasi mengenai masa depan Telmo Castanheira kini mulai dikaitkan dengan dua kontestan BRI Super League lainnya, yaitu Persebaya Surabaya dan Persita Tangerang.
Jika memilih bergabung dengan Persebaya, ia berpeluang bekerja sama dengan juru taktik asal Spanyol, Bernardo Tavares.
Isyarat bahwa sang pemain akan tetap melanjutkan karier sepak bolanya di Indonesia menguat lewat pesan penutup yang ia unggah.
"Semoga yang terbaik untuk semuanya. Sampai jumpa lagi suatu tempat di stadion yang lain," tuturnya.