Tchouameni dan Valverde Buka Suara Terkait Insiden Latihan Real Madrid
Dua gelandang Real Madrid, Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde, memberikan klarifikasi mengenai perselisihan yang melibatkan keduanya di pusat latihan Valdebebas pada Rabu (6/5/2026), dilansir dari Bola.
Keduanya dilaporkan terlibat adu argumen yang memanas sejak sesi latihan pagi hingga berlanjut ke ruang ganti. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa Valverde mengalami luka di kepala akibat terkena pukulan dari Tchouameni, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Tchouameni memberikan penjelasan mengenai situasi tersebut dan membantah telah melakukan tindakan kekerasan terhadap rekan setimnya.
"Jelas ada sesuatu yang terjadi dan semua orang melihat serta mendengarnya melalui media. Namun, menurut saya, ceritanya dibesar-besarkan karena ini melibatkan pemain Real Madrid, sehingga reaksinya menjadi sangat besar," kata Tchouameni.
Pemain asal Prancis ini juga menegaskan bahwa laporan mengenai adanya perkelahian fisik di antara mereka adalah informasi yang keliru.
"Saya membaca banyak hal yang tidak benar. Ada yang mengatakan kami berkelahi dan saya memukulnya. Itu tidak terjadi. Saya tidak akan menjelaskan lebih jauh," lanjut Tchouameni.
Gelandang bernomor punggung 14 tersebut menyatakan bahwa hubungan mereka saat ini sudah membaik dan fokus pada target klub.
"Yang paling penting, klub mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Banyak hal terjadi di ruang ganti yang tidak pernah sampai ke media. Hidup terus berjalan. Saya dan Fede memiliki tujuan yang sama, yakni memenangkan gelar bersama Real Madrid," ujar Tchouameni.
Dirinya menambahkan bahwa persoalan personal di antara mereka sudah selesai, meskipun mereka berpotensi menjadi lawan di level internasional.
"Tidak ada masalah di antara kami. Bahkan jika saya harus berhadapan dengannya di Piala Dunia nanti, tentu saya ingin menang bersama Timnas Prancis. Namun secara pribadi, saat ini tidak ada masalah apa pun dengan Valverde," tegas Tchouameni.
Di sisi lain, Valverde memberikan keterangan terpisah mengenai penyebab luka di dahinya yang bukan dikarenakan oleh pemukulan.
"Hari ini kami kembali berselisih. Saat berdebat, saya tidak sengaja membentur meja hingga mengalami luka kecil di dahi dan harus pergi ke rumah sakit. Rekan setim saya tidak memukul saya, dan saya juga tidak memukul dia," jelas Valverde.
Pemain asal Uruguay ini mengungkapkan bahwa tensi tinggi tersebut dipicu oleh rasa frustrasinya terhadap performa tim sepanjang musim.
"Saya marah dan frustrasi melihat beberapa dari kami berusaha keras menyelesaikan musim ini sebaik mungkin. Itu yang mendorong saya sampai berdebat dengan rekan setim," tutur Valverde.
Ia pun menyampaikan permohonan maaf terbuka atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari insiden internal tersebut.
"Saya minta maaf. Situasi ini menyakitkan bagi saya. Real Madrid adalah salah satu hal terpenting dalam hidup saya dan saya tidak bisa bersikap biasa saja terhadap kondisi tim saat ini," sambung Valverde.
Akibat tindakan indisipliner di ruang ganti ini, pihak manajemen Real Madrid menjatuhkan sanksi denda masing-masing sebesar 500 ribu euro atau sekitar Rp8,7 miliar kepada Tchouameni dan Valverde.