Tantri Kotak Kehilangan Dana Investasi Miliaran Rupiah akibat Penipuan Sahabat
Vokalis band Kotak, Tantri Syalindri Ichlasari, mendapati tabungan masa depan anak-anaknya raib setelah diduga menjadi korban penipuan investasi oleh sahabatnya sendiri, Poppy Nupitasari, pada Selasa (23/6/2026). Aksi dugaan penggelapan modal komunal ini meluas dengan total kerugian dari akumulasi dana ratusan korban lainnya diperkirakan mencapai angka fantastis sebesar Rp10 miliar. Musisi tersebut menyatakan situasi emosionalnya sempat memburuk dan kehilangan nafsu makan setelah mengetahui kabar buruk tersebut melalui percakapan di grup WhatsApp saat sedang berlibur bersama keluarga.
"2 hari ini berat dijalani, perubahan perasaan yang teramat cepat! Dapat jatah libur 2 hari buat main sama anak, ketawa2, liat Whatsapp Grup (WAG) tiba-tiba denger kabar nggak baik," tulis Tantri Kotak seperti dilansir dari style.tribunnews.com.
Kendati tertekan secara psikologis, Tantri tetap harus bersikap profesional untuk melanjutkan pekerjaan di atas panggung serta menyelesaikan tanggung jawabnya sebagai juri di sebuah acara. "Dapat jatah libur 2 hari buat main sama anak, ketawa2, liat Whatsapp Grup (WAG) tiba-tiba denger kabar nggak baik," imbuh Tantri Kotak.
Kekecewaan mendalam dirasakan oleh istri dari Arda eks Naff ini karena modal yang dibawa kabur merupakan hasil kerja keras yang ia persiapkan untuk masa depan buah hatinya. "Langsung drop banget, ilang nafsu makan," lanjut Tantri Kotak.
Hingga saat ini, upaya pencarian terhadap keberadaan pelaku yang dilakukan bersama pihak keluarga masih belum membuahkan hasil sama sekali. "Hari ini setelah 2 x 24 jam dengan status yang masih belum ketemu dimana posisinya, harus sambil kerja menghibur dan sempet ngejuri juga," tulis Tantri Kotak. Penyanyi tersebut sangat terpukul dan mempertanyakan hati nurani sahabatnya yang tega memanfaatkan hubungan pertemanan demi keuntungan pribadi.
"Fisik di panggung pikiran kemana2 ttp masih nunggu kabar, udah ketemu belum orangnya, ternyata masih NIHIL," sambung Tantri Kotak.
Ia juga menegaskan dampak buruk dari tindakan penipuan ini berimbas langsung pada hak finansial anak-anak para korban. "HAK ANAK2 YANG GW KUMPULIN SELAMA INI FIX LENYAP! KOK TEGA???" tulis Tantri Kotak. Tantri merasa sangat terpukul karena niat tulus berteman justru berujung pada pemanfaatan situasi sepihak yang merugikan banyak orang.
"Patah hati banget, kirain beneran mau jadi temen ternyata cuma manfaatin doang," tulis Tantri Kotak.
Dirinya juga mengkhawatirkan nasib keluarga pelaku serta para korban lain yang terjerat dalam lingkaran penipuan bernilai miliaran rupiah ini. "Kamu ga kasian sama anak2 kamu? Kamu ga kasian sama para korban yang kamu tipu sampe milyaran?" lanjut Tantri Kotak.
Pihak korban kini terus mengumpulkan informasi terkait keberadaan terduga pelaku yang dinilai sama sekali tidak menunjukkan iktikad baik untuk menyelesaikan masalah. "Energi yang ku pake sekarang cari tau dimana keberadaan POPPY NUPITASARI, sampai sekarang gak ada itikad baik," tulis Tantri Kotak.
Sementara itu, berdasarkan pemberitaan dari celebrity.okezone.com, jumlah korban disinyalir sangat banyak dengan akumulasi dana masyarakat yang dibawa lari menyentuh angka Rp10 miliar. "Please sosmed do your magic, yang ketipu bukan hanya aku, melainkan buanyak orang yang ditotal-total hampir Rp10 M," tegas Tantri Kotak. Penyelesaian secara kekeluargaan saat ini masih diupayakan sebagai langkah terakhir sebelum kasus penggelapan tersebut secara resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya.
"Sebenarnya bisa aja aku LP (laporan polisi), tapi aku masih usaha menunggu itikad baik kamu, buat ketemu, ngobrol, dan menyelesaikan semua," tutur Tantri Kotak.