Taman Situ Lembang Menyambut 100 Tahun dengan Suasana Asri di Menteng

Share

Taman Situ Lembang yang terletak di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, kini telah berusia 100 tahun sejak dibangun pada era kolonial Belanda. Taman ini menjadi salah satu ruang terbuka hijau penting di tengah kawasan elit Jakarta yang dikenal sebagai 'old money'.

Pengunjung taman ini beragam, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, yang datang untuk bersantai dan menikmati suasana asri serta fasilitas yang tersedia. Berbagai fasilitas seperti bangku, area olahraga, serta tempat bermain anak membuat taman ini semakin menarik untuk dikunjungi.

Di tengah taman, terdapat danau kecil yang dilengkapi dengan air mancur, serta area khusus untuk para pemancing yang memberi keunikan tersendiri dibandingkan taman kota lainnya. Dari taman ini, pengunjung juga dapat melihat pemandangan gedung pencakar langit Jakarta yang menjadi latar belakang kota.

Lokasi Taman Situ Lembang sangat mudah dijangkau, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Pengunjung yang menggunakan Transjakarta dapat turun di halte Taman Suropati dan berjalan kaki sekitar 500 meter. Sedangkan pengguna KRL bisa turun di Stasiun Cikini dengan jarak berjalan kaki sekitar 900 meter.

Salah satu warga, Rizki, menyatakan bahwa ia sering mengunjungi taman ini bersama teman-temannya untuk bersantai di sore hari. Ia menilai taman ini bersih, terawat, serta menawarkan suasana yang nyaman dan tenang di tengah keramaian kota.

Berdasarkan informasi dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, Taman Situ Lembang awalnya dibangun pada tahun 1926 sebagai waduk untuk menampung air dari beberapa sumber mata air di sekitarnya. Pada 1984, taman ini mengalami renovasi dan penambahan fitur air mancur di tengah danau serta area pemancingan yang masih ada hingga kini.

Keberadaan Taman Situ Lembang sebagai ruang terbuka hijau sekaligus tempat rekreasi membuatnya memiliki nilai sejarah dan keunikan tersendiri, terutama bagi warga Jakarta yang mencari suasana teduh dan natural di tengah kota.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author