Synchronize Fest 2026 Umumkan Penampil Fase Kedua Lintas Genre
Festival musik Synchronize Fest 2026 resmi mengumumkan jajaran penampil untuk fase kedua. Puluhan nama musisi dari lintas genre dipastikan siap memeriahkan panggung di Gambir Expo Kemayoran. Gelaran musik tahunan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari.
Musisi lintas generasi tersebut akan tampil pada tanggal 16, 17, dan 18 Oktober 2026, seperti dikutip dari Detikcom. Pengumuman fase kedua ini menghadirkan berbagai agenda spesial. Penyelenggara mengusung narasi reuni, kolaborasi internasional, hingga perayaan subkultur yang kuat bagi para penikmat musik tanah air.
Panggung festival akan menghadirkan set khusus bernama Emo Revival. Sesi ini mempertemukan grup musik seperti Alone At Last, Killing Me Inside Re:union yang diperkuat Onadio, SanSan, dan Raka, serta Thirteen era 2009.
Nostalgia genre pop juga disiapkan melalui sesi Indonesian Girl Group Special. Sejumlah grup idola seperti 7icons, Chibi Chibi, Super Girlies, hingga reuni mantan personel Blink yang terdiri dari Agatha Pricilla, Febby Rastanty, Ify Alyssa, dan Sivia akan tampil bersama.
Kolaborasi Internasional dan Pertunjukan Retrospektif
Kejutan lain datang dari kolaborasi internasional antara Reality Club dengan Phum Viphurit. Musisi asal Thailand tersebut dipastikan akan berbagi panggung dengan unit indie rock asal Jakarta tersebut.
Selain itu, terdapat pertunjukan retrospektif dari maestro jazz Indra Lesmana melalui set Little Things From The Heart. Festival ini juga merayakan 19 tahun rilisnya album ikonik Float yang bertajuk 3 Hari Untuk Selamanya.
Musisi Naik Daun dan Kebangkitan Seringai
Sejumlah nama musisi yang tengah populer juga dipastikan masuk dalam daftar penampil. Panggung festival akan diramaikan oleh penampilan dari Bernadya, Hindia, .Feast, serta Nadhif Basalamah.
Sementara itu, unit rock Seringai dipastikan kembali aktif setelah kepergian gitaris Ricky Siahaan. Mereka akan tampil dengan formasi baru bersama Angga Kusuma dan Darma Respati untuk memberikan penghormatan melalui album Anastasis.
Eksplorasi Akar Rumput dan Musik Spesifik
Synchronize Fest 2026 juga berkolaborasi dengan Kobra Musik untuk menghadirkan Panggung Getarrr. Area ini akan diisi oleh penampilan unik dari Kelelawar Malam, Santet, hingga unit orkes Babaloman. LaMunai Records turut mengkurasi sesi Oleng Upuk yang menampilkan deretan DJ serta kolektif musik. Beberapa di antaranya adalah Habibi Funk, Dipha Barus dalam proyek Pop Samping, serta PNNY.
Sisi keberagaman musik festival ini dilengkapi dengan kehadiran perwakilan genre spesifik. Penonton dapat menikmati penampilan dari Reggae Gang, kolektif indie pop asal Bogor di set Satelit, hingga penampilan musik timur dalam Timur Basudara. Tiket untuk menghadiri acara ini sudah mulai dijual. Kategori Presale – 3 Day Pass ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 550.000 yang dapat diakses melalui situs resmi [www.synchronizefestival.com](https://www.synchronizefestival.com).