Sutradara Zach Cregger Alasan Absenkan Karakter Game Resident Evil

Share

Sutradara Zach Cregger memutuskan untuk tidak membawa karakter ikonik game ke dalam film Resident Evil terbaru yang dijadwalkan tayang pada 18 September 2026. Langkah ini diambil karena Cregger ingin mengeksplorasi sudut pandang baru dalam dunia T-Virus.

Keputusan tersebut memicu kekecewaan di kalangan penggemar game besutan Capcom, seperti dilansir dari Detik iNET pada Selasa (28/7/2026). Para gamer menilai proyek horor ini berjarak terlalu jauh dari versi asli akibat absennya tokoh utama seperti Leon S. Kennedy, Chris Redfield, Jill Valentine, dan Claire Redfield.

"Ini lebih mirip spin-off 28 Days Later daripada Resident Evil," klaim seorang penggemar.

Menanggapi sorotan publik, Cregger memberikan penjelasan terkait visinya yang sengaja menghindari penulisan ulang cerita asli dari permainan survival horor tersebut.

"Saya tidak mencoba mengadaptasi dari video game. Saya tidak menggunakan karakter dari game tersebut. Saya tidak menceritakan kisah yang sama seperti yang diceritakan game, karena saya tidak akan mampu melakukannya lebih baik daripada game tersebut," ujar Cregger.

Ia menganggap sosok Leon dan Claire telah dieksekusi dengan sempurna dalam gim oleh pihak pengembang.

"Sehingga siapa pun yang saya pilih sebagai pemeran dan perbedaan apa pun yang saya lakukan terhadap mereka mungkin akan merugikan apa yang ingin saya capai," ucapnya.

Meski memahami kekhawatiran para penggemar, Cregger memilih untuk tetap setia pada kebebasan kreatifnya dalam menggarap alur cerita anyar.

"Tapi jika saya melakukan itu, saya rasa saya tidak akan merasa puas secara kreatif, dan saya bahkan tidak berpikir mereka akan menikmatinya. Jika saya hanya membuat cerita dari game-game tersebut, saya rasa penggemar berat akan kecewa. Jadi saya tidak tahu harus berbuat apa," tambahnya.

Sebagai ganti karakter legendaris, film ini bakal mengusung tokoh utama anyar bernama Bryan yang diperankan oleh aktor Austin Abrams. Karakter ini digambarkan sebagai seorang kurir obat biasa tanpa keahlian bertarung yang mendadak memikul tanggung jawab besar.

"Konsepnya di sini adalah kita mengikuti seorang idiot. Bukan berarti dia bodoh, tetapi dia bukan tipikal karakter game, tanpa keterampilan bertarung sama sekali dan benar-benar tidak becus dalam bertahan hidup. Bryan adalah orang biasa yang kebetulan dibebani dengan misi suci yang akan membawanya ke jantung segalanya. Ini seperti Frodo yang pergi ke Mordor," jelasnya.

Kepastian mengenai keberhasilan film ini dalam menjawab ekspektasi publik baru akan teruji saat penayangannya di jaringan bioskop pada 18 September 2026 mendatang.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author