Suhu Korea Selatan Tembus 42,5 Derajat Celsius Pecahkan Rekor
Suhu udara di Korea Selatan memecahkan rekor tertinggi dalam sejarah nasional setelah gelombang panas ekstrem menyelimuti kawasan tersebut pada Minggu (2/8/2026). Seperti dilansir dari Detik Travel, Kota Yangsan mencatatkan rekor suhu tertinggi mencapai 42,5 derajat Celsius. Angka yang tercatat di wilayah tenggara tersebut menjadi rekor tertinggi sejak pengamatan cuaca modern dimulai pada 1904.
Badan Meteorologi Korea (KMA) langsung memberlakukan status peringatan darurat gelombang panas di lebih dari 20 wilayah. Otoritas cuaca menegaskan bahwa berada di dalam ruangan tanpa pendingin udara sangat berbahaya bagi keselamatan warga. KMA mengimbau masyarakat untuk segera menghentikan seluruh aktivitas luar ruangan dan mencari tempat perlindungan.
"Segeralah berpindah ke tempat yang sejuk, seperti pusat pendinginan (cooling centre) resmi atau area yang teduh, serta pastikan tubuh tetap terhidrasi," kata Badan Meteorologi Korea (KMA).
Sengatan suhu tinggi membuat warga perkotaan memadati tempat-tempat sejuk. Pemerintah Kota Seoul dan Organisasi Pariwisata Seoul menggelar acara 2026 Seoul Summer Beach di Alun-Alun Gwanghwamun hingga 9 Agustus dengan menyediakan fasilitas wahana air gratis. Lokasi lain seperti Sungai Cheonggyecheon dan pusat perbelanjaan The Hyundai Seoul di Yeouido juga dipadati pengunjung. Warga lainnya memilih berkunjung ke Gua Gwangmyeong di Provinsi Gyeonggi yang memiliki suhu konstan 12 derajat Celsius.
"Udaranya terlalu panas untuk melakukan aktivitas apa pun di luar ruangan. Saya tidak bisa memikirkan hal lain selain berdiam diri di tempat-tempat ber-AC seperti rumah, mal, dan kafe," kata Ju Dong-yeol, seorang pekerja kantor di Seoul. Suhu panas yang menyengat turut berdampak pada agenda olahraga. Liga Bisbol Profesional Korea (KBO) membatalkan pertandingan di Kota Changwon selama dua hari berturut-turut setelah suhu udara menyentuh 39,5 derajat Celsius.
Kenaikan frekuensi dan intensitas gelombang panas di Asia Timur dipicu oleh perubahan iklim global. Kondisi cuaca ekstrem tahun ini kian diperparah oleh fenomena iklim El Nino.