STIK Lemdiklat Polri Wisuda 289 Perwira untuk Perkuat SDM Kepolisian

Share

Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri meluluskan sebanyak 289 perwira dari program S1 Ilmu Kepolisian, S2 Magister Ilmu Kepolisian, hingga S3 dalam upacara wisuda yang digelar di Jakarta Selatan pada Rabu (17/6/2026). Langkah ini merupakan bagian dari strategi institusi untuk memperkuat jajaran sumber daya manusia (SDM) kepolisian melalui penguatan basis keilmuan, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Kalemdiklat Polri Komjen Ridwan Zulkarnain Panca Putra Simanjuntak menjelaskan bahwa proses pendidikan ini ditujukan agar personel Korps Bhayangkara mampu mengeksekusi tugas-tugas lapangan secara optimal.

"Ini adalah bagian dari upaya Polri untuk terus meningkatkan kemampuan, pengetahuan seluruh personil SDM Polri untuk bisa mampu dan dapat memahami serta melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya melalui pendekatan keilmuan yang mereka ikuti selama program pendidikan di STIK Lemdiklat Polri ini," kata Panca seusai acara wisuda di STIK Polri, Jakarta Selatan, Rabu (17/6/2026).

Penambahan kualifikasi akademik para perwira ini sekaligus merespons tuntutan publik dan mendukung akselerasi reformasi di internal kepolisian. "Kita berharap ini bagian dari tindak lanjut dari rekomendasi tim percepatan reformasi Polri yang terus bergulir dan merupakan arah dan bijak Bapak Kapolri untuk terus mendorong para SDM Polri khususnya pada siang hari ini di level perwira untuk memiliki pengetahuan, kapabilitas," imbuh Panca.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut menitipkan pesan agar lembaga pendidikan tersebut memproyeksikan perannya secara lebih luas dalam mengurai dinamika sosial di masyarakat. "Tetapi menjadi sarana untuk menjadi alat untuk memahami berbagai permasalahan sosial melalui pendekatan ilmu yang mereka pelajari. Kemudian tadi Bapak Kapolri juga mengingatkan pentingnya untuk Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian terus beradaptasi dengan kebutuhan akan SDM Polri unggul sesuai dengan jenjang pendidikan yang diajarkan di lembaga ini," ungkap Panca.

Sebagai rencana pengembangan jangka panjang, institusi kepolisian kini tengah mematangkan kajian untuk mentransformasikan STIK menjadi Universitas Kepolisian. "Oleh sebab itu, Bapak Kapolri tadi mengingatkan tentang bagaimana proyeksi ke depan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian harus beradaptasi dan mengembangkan diri melalui Universitas Kepolisian yang saat ini sedang kita bahas untuk dapat mengakomodir tidak hanya polisi, tetapi seluruh elemen masyarakat yang ingin mengenyam ilmu dan berkaitan dengan masalah-masalah keamanan bisa belajar di lembaga ini," ucap Panca.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author