Starlink Bebas dari Larangan Router Buatan Luar Negeri di AS
Pemerintah Amerika Serikat memberi pengecualian bagi router Wi-Fi milik Starlink dari larangan impor dan penggunaan perangkat keras buatan luar negeri. Kebijakan Komisi Komunikasi Federal (FCC) ini mengizinkan SpaceX memasok router dari pabrik di luar AS hingga 1 Februari 2028.
Keputusan tersebut diterbitkan oleh FCC setelah mendapat persetujuan dan izin khusus dari Departemen Pertahanan AS. Kebijakan ini berlaku untuk durasi maksimum 18 bulan demi memberi waktu transisi bagi perusahaan teknologi.
Sebelumnya, FCC memperbarui daftar perangkat berisiko keamanan nasional yang melarang impor router ritel buatan luar negeri. Kebijakan ini menyasar model-model baru demi mendorong produksi dalam negeri dan menekan risiko peretasan siber.
Sejumlah produsen besar lain seperti Netgear dan Amazon juga telah menerima izin pengecualian serupa. Namun, perusahaan berkoneksi dengan Tiongkok seperti TP-Link masih kesulitan memperoleh persetujuan dari otoritas pemerintah AS.
Meski SpaceX memiliki fasilitas produksi besar di Bastrop, Texas, beberapa model seperti Starlink Router 3 dan Router Mini masih dirakit di Vietnam. Lisensi khusus ini mengamankan rantai pasok Starlink dalam meluncurkan perangkat keras generasi terbarunya.