Stadion Toronto Gelar Laga Terakhir Fase Grup Piala Dunia 2026
Suporter tim nasional Senegal dan Irak memadati Stadion Toronto pada Jumat, 26 Juni 2026 sore waktu setempat, untuk menyaksikan pertandingan terakhir babak penyisihan grup Piala Dunia 2026. Kedua tim bertanding demi mempertahankan harapan tipis untuk bisa lolos ke babak gugur.
Pertandingan ini menjadi penutup paruh pertama turnamen di Toronto, yang dinilai pemerintah setempat berhasil menampilkan daya tarik kota. Pemerintah kota menyatakan Toronto telah menerima dunia dengan sangat baik, sementara para pengunjung membagikan kisah daring tentang kehangatan dan keragaman kota.
Kepolisian Toronto melaporkan bahwa situasi keamanan dan keselamatan secara keseluruhan sejauh ini memuaskan. Kondisi kondusif tetap terjaga meskipun kota tersebut kedatangan jumlah pengunjung yang sangat besar selama turnamen berlangsung.
Seorang penonton bernama John Brennan membagikan pengalamannya saat menghadiri pertandingan Irak sebelumnya melawan Prancis dalam sebuah surat elektronik.
"Hi Daniel, Not to be too pedantic, and maybe this belong to a rival podcast of Football Weekly, but can we describe Senegal as being neighbors of either Morocco, Cote D’Ivoire or South Africa when they don’t share a border with any of them?" kata John Brennan, Penggemar Sepak Bola.
Brennan menambahkan bahwa pertandingan tersebut berlangsung indah di tengah guyuran hujan, di mana para pendukung Irak memberikan banyak riuh dan warna meskipun tim mereka kalah kelas.
"I attended the Iraq v France game and despite the rain, it was a beautiful occasion. The Iraq fans provided plenty of noise and color despite clearly being outclassed (I missed the 2nd goal as I had turned to the Iraqi sitting beside me to say there was a mistake in there keeper. We agreed the goal wasn’t entirely his fault as the pass from defender was terrible).
The highlight for me was on the train to the game seeing an American/Iraqi with his son who was 7/8 years old dressed in their Iraqi shirts carrying Iraqi flags and thinking how rare it must be for them to be able to show their roots without fear in America. As an Irishman in suburban Long Island, I know I can fly an Irish flag outside my house without ant problem. An Iraqi flag?
Going by the way some of the people talk here in my town, I wouldn’t recommend it." kata John Brennan, Penggemar Sepak Bola.
Merespons pesan tersebut, jurnalis The Guardian menyatakan ikatan solidaritas antarnegara Afrika dan mempertanyakan makna dari sebuah perbatasan antarnegara.