St Mirren Manfaatkan Tekanan Degradasi Demi Bertahan di Premiership

Share

Gelandang St Mirren Allan Campbell menegaskan bahwa tekanan akibat konsekuensi degradasi dapat dijadikan motivasi tambahan untuk memperjuangkan posisi klub di kasta tertinggi menjelang laga penentu melawan Partick Thistle pada Senin malam.

Pertandingan leg kedua final play-off Premiership ini digelar di Paisley setelah kedua tim bermain imbang 1-1 pada leg pertama di Firhill. Manajemen St Mirren fokus penuh pada laga penentuan ini mengingat masa depan sejumlah pemain yang habis kontrak di akhir musim, termasuk Campbell sendiri yang menandatangani kontrak jangka pendek pada Januari lalu.

Campbell, yang berusia 27 tahun, kini telah menjadi figur kunci bagi lini tengah St Mirren setelah sempat tidak memiliki klub pada musim panas tahun lalu.

"You don’t want to be in these positions," kata Allan Campbell, gelandang St Mirren.

"But it’s a football game at the end of the day, you need to step up, and you need to have the right mindset going into it," lanjut Allan Campbell, gelandang St Mirren.

Pemain asal Skotlandia tersebut menambahkan bahwa timnya telah mendiskusikan situasi krusial ini sepanjang pekan demi mengamankan kemenangan.

"We certainly do. We’ve spoken about it all week," ujar Allan Campbell, gelandang St Mirren.

"We’re in this position and it’s our job to go out and get it done," ucap Allan Campbell, gelandang St Mirren.

Menurut laporan stmirrenmercury.substack.com, Campbell meminta rekan-rekan setimnya untuk menyikapi faktor eksternal berupa ancaman degradasi secara positif.

"It’s the way you frame it, you need to use it [the external factors of relegation]," tutur Allan Campbell, gelandang St Mirren.

Sementara itu, bek tengah St Mirren Alex Gogic mengimbau skuad agar tidak membebani diri sendiri secara berlebihan dalam laga hidup mati ini. Gogic memiliki pengalaman serupa sembilan tahun lalu saat membantu Hamilton lolos dari degradasi setelah menang tipis atas Dundee United berkat gol tunggal Greg Docherty pada tahun 2017.

Dilansir dari the-gazette.co.uk, pemain internasional Siprus tersebut menyadari ketatnya selisih gol yang akan menentukan hasil akhir pertandingan nanti.

"It’s a huge game. I was in this situation with Hamilton," cetus Alex Gogic, bek tengah St Mirren.

"When you are younger, you don’t realise how much it matters to the backroom staff, the people throughout the whole club and the fans. There is a balance. We can’t put pressure on ourselves. We just play to our best and go and get that win," pungkas Alex Gogic, bek tengah St Mirren.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author