San Antonio Spurs Lolos ke Final NBA Usai Tekuk Oklahoma City Thunder
San Antonio Spurs sukses melaju ke babak Final NBA untuk pertama kalinya sejak 2014 setelah menumbangkan juara bertahan Oklahoma City Thunder dengan skor 111-103 pada gim ketujuh Final Wilayah Barat hari Sabtu.
Kemenangan di markas Oklahoma City Thunder tersebut membuat San Antonio Spurs unggul 4-3 dalam seri best-of-seven dan dijadwalkan menantang New York Knicks di babak pamungkas yang dimulai hari Rabu mendatang.
Victor Wembanyama memimpin perolehan angka San Antonio Spurs dengan mencetak 22 poin dan 7 rebound, sekaligus dinobatkan sebagai MVP Final Wilayah Barat setelah membukukan total hampir 200 poin di sepanjang seri ini.
Keberhasilan San Antonio Spurs juga disokong oleh performa Julian Champagnie yang melesakkan lima tembakan tiga angka di awal laga, serta aksi blok krusial dari pemain cadangan Luke Kornet saat Victor Wembanyama harus duduk di bangku cadangan akibat terkena foul kelima.
Di kubu lawan, Shai Gilgeous-Alexander berjuang sendirian mencetak 35 poin dan 9 assist bagi Oklahoma City Thunder yang kehilangan dua fasilitator utama, Jalen Williams dan Ajay Mitchell, akibat mengalami cedera.
Sebelum gim penentu ini, Draymond Green sempat membela Shai Gilgeous-Alexander dari kritik pengamat media olahraga terkait jumlah tembakan bebas yang didapat sang pemain sepanjang seri menghadapi San Antonio Spurs.
"Going into Game 6, Shai had shot five more free throws on the series than Wemby," kata Draymond Green, Bintang Golden State Warriors.
Draymond Green juga mengapresiasi pencapaian Shai Gilgeous-Alexander yang menyabet gelar MVP dua musim beruntun dan menyamakannya dengan etos kerja Stephen Curry.
"'Ah, man, he's foul baiting.' Shai, what I will say is: You've reached a new level of greatness, my man. Congratulations. Your hard work has paid off… you have sports media heads coming out and talking about what they don't like about your greatness." ujar Draymond Green, Bintang Golden State Warriors.
Dalam siniar pribadinya, Draymond Green meluapkan kekesalan terhadap narasi yang dibangun oleh para pengamat media olahraga di Amerika Serikat.
"We’re talking about these things because sports media f*cking sucks," kata Draymond Green, Bintang Golden State Warriors.
Draymond Green menilai kritik tersebut tidak masuk akal mengingat intensitas permainan Shai Gilgeous-Alexander yang sering melakukan penetrasi ke dalam area pertahanan lawan.
"Shai, what I will say is, you’ve reached a new level of greatness, my man," ujar Draymond Green, Bintang Golden State Warriors.
Menurut Draymond Green, mengaitkan keberhasilan seorang pemain memenangkan gelar MVP berturut-turut hanya karena aksi menjatuhkan diri adalah hal yang memuakkan.
"I mean, I have been baffled watching people talking about Shai Gilgeous-Alexander… We’re really going to discredit him and act like it’s all because he flopped? You all think the NBA is that easy, to where thisguy just flops and goes to the free-throw line, and he becomes the back-to-back MVP? In this league? We’re going to really dumb the NBA down to that? That’s a shame. It’s actually sickening." kata Draymond Green, Bintang Golden State Warriors.
Sebelumnya pada gim keenam hari Jumat di Frost Bank Center, San Antonio Spurs sempat menghancurkan Oklahoma City Thunder dengan skor telak 118-91 untuk memaksakan terjadinya gim ketujuh.
Seusai laga keenam tersebut, Victor Wembanyama menegaskan komitmen timnya untuk tetap fokus karena perjuangan mereka belum berakhir.
"Kami belum menyelesaikan apa pun. Ketika punggung Anda sudah bersandar di dinding (terdesak), rasanya itulah kesempatan terbaik untuk membuktikan diri," kata Victor Wembanyama, Pemain San Antonio Spurs.
Pelatih kepala San Antonio Spurs, Mitch Johnson, juga menyatakan kesiapan anak asuhnya untuk menghadapi atmosfer pertandingan yang intimidatif di markas lawan.
"Malam ini adalah hidup atau mati, dan banyak penggemar kami yang akan pulang dengan sangat bahagia," ujar Mitch Johnson, Pelatih San Antonio Spurs.
Mitch Johnson menambahkan bahwa timnya bertolak menuju Oklahoma City dengan target tunggal untuk merebut kemenangan.
"Kami akan pergi ke sana dengan mata terbuka lebar dan tidak mengharapkan apa pun selain kemenangan. Kami tahu mereka akan memberikan pukulan terbaik mereka, dan kami siap." kata Mitch Johnson, Pelatih San Antonio Spurs.
Di sisi lain, kekalahan telak di gim keenam memaksa pelatih Oklahoma City Thunder, Mark Daigneault, untuk melakukan evaluasi menyeluruh menjelang laga hidup-mati.
"When Anda kalah dengan cara seperti malam ini, ada banyak hal yang seharusnya bisa kami lakukan dengan lebih baik. Itulah yang akan kami evaluasi," jelas Mark Daigneault, Pelatih Oklahoma City Thunder.
Mark Daigneault memastikan pasukannya akan mengeluarkan segala kemampuan terbaik demi memenangkan seri final wilayah.
"Kami akan pergi ke sana (gim tujuh) dan memberikan kemampuan terbaik kami untuk mengeksekusi rencana permainan demi peluang menang." ujar Mark Daigneault, Pelatih Oklahoma City Thunder.
Kekalahan Oklahoma City Thunder di gim keenam tidak lepas dari absennya Jalen Williams yang mengalami masalah hamstring sejak awal babak playoff dimulai.
"He’s been hellbent on trying to get himself to this point. I give him credit. He’s a big team guy, big competitor," kata Mark Daigneault, Pelatih Oklahoma City Thunder.
Mark Daigneault menjelaskan bahwa Jalen Williams belum berada dalam kondisi fisik terbaiknya saat dipaksakan bermain selama sepuluh menit pada gim keenam.
"He’s obviously not 100 percent. He didn’t know what to expect; I didn’t know what to expect. So it was a matter of getting him out there in an insulated role and see what he could bring to the team. … He hasn’t done a full return to play the way that he would," ujar Mark Daigneault, Pelatih Oklahoma City Thunder.
Penurunan performa signifikan juga dirasakan oleh Shai Gilgeous-Alexander yang hanya mampu mengemas 15 poin pada gim keenam tersebut.
"I'm not sure, to be honest," kata Shai Gilgeous-Alexander, Pemain Oklahoma City Thunder.
Pebasket asal Kanada itu mengakui barisan pertahanan San Antonio Spurs bermain jauh lebih agresif sejak kuarter pertama.
"A lot of the shots that I'm shooting, I shot plenty of times before. They feel good, and it's not good." ujar Shai Gilgeous-Alexander, Pemain Oklahoma City Thunder.
Shai Gilgeous-Alexander juga menyebut bahwa timnya terus berada dalam tekanan akibat agresivitas yang ditunjukkan oleh kubu lawan.
"They [San Antonio] were the aggressors from start to finish. They played harder than us, hit more shots, were more aggressive, were in attack mode. We were on our heels." kata Shai Gilgeous-Alexander, Pemain Oklahoma City Thunder.
Berikut adalah catatan statistik riwayat karier Julian Champagnie yang dilansir dari Sporting News:
| Season | Team | Games | PPG | RPG | APG | FG% | 3pt% |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 2022-23 | PHI/SAS | 17 | 9.7 | 3.5 | 0.6 | 45.4% | 40.2% |
| 2023-24 | Spurs | 74 | 6.8 | 2.8 | 1.4 | 40.8% | 36.5% |
| 2024-25 | Spurs | 82 | 9.9 | 3.9 | 1.4 | 41.5% | 37.1% |
| 2025-26 | Spurs | 82 | 11.1 | 5.8 | 1.5 | 43.7% | 38.1% |
| Career | 255 | 9.4 | 4.1 | 1.4 | 42.4% | 37.5% |
Berikut adalah statistik jalannya pertandingan gim kelima Final Wilayah Barat yang dirilis oleh Media Indonesia:
| Detail | Spurs | Thunder |
|---|---|---|
| Skor Akhir | 114 | 127 |
| Pencetak Poin Utama | S. Castle (24) | SGA (32) |
| Rebound Terbanyak | Wembanyama (6) | Hartenstein (15) |
| Persentase 3PT | 29.3% | 43.8% |
Pertandingan final NBA 2026 antara San Antonio Spurs melawan New York Knicks dijadwalkan akan disiarkan secara langsung melalui saluran televisi ABC.