Spanyol Tekuk Austria Tiga Gol Tanpa Balas di Piala Dunia 2026
Tim nasional Spanyol berhasil melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Austria dengan skor 3-0 pada pertandingan babak 32 besar di Stadion SoFi, Inglewood, Los Angeles, Amerika Serikat, Kamis (2/7) waktu setempat.
Kemenangan skuad asuhan Luis de la Fuente tersebut dipastikan melalui dua gol yang dicetak oleh penyerang Real Sociedad, Mikel Oyarzabal, serta satu gol sundulan dari bek kanan Pedro Porro.
Hasil positif di hadapan lebih dari 70.000 penonton ini sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan La Furia Roja menjadi 34 pertandingan berturut-turut, sekaligus menjadi kemenangan fase gugur pertama mereka di Piala Dunia sejak final 2010.
Oyarzabal membuka keunggulan pada menit ke-34 memanfaatkan umpan silang Marc Cucurella, sebelum Pedro Porro menggandakan keunggulan lewat sundulan dari umpan Alex Baena pada menit ke-66, dan Oyarzabal menutup laga dengan gol keduanya di menit ke-89.
Melalui hasil ini, Oyarzabal kini telah mengoleksi empat gol di Piala Dunia 2026, menyamai torehan Vinicius Junior, Ousmane Dembele, dan Ismaila Sarr, serta berada di bawah Lionel Messi, Kylian Mbappe, Harry Kane, dan Erling Haaland dalam daftar top skor sementara.
Selain itu, dua pemain muda Barcelona, Lamine Yamal dan Pau Cubarsi, mencatatkan sejarah sebagai pasangan remaja pertama yang menjadi starter dalam laga fase gugur Piala Dunia sejak Pelé dan José Altafini untuk Brasil pada tahun 1958.
Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, menyatakan kepuasannya atas performa tim yang dinilai tampil mendekati kesempurnaan pada pertandingan krusial ini.
"The great teams step up when it's needed," kata Luis de la Fuente, Pelatih Timnas Spanyol.
Ia menambahkan bahwa timnya bermain sangat baik dan hampir mendekati kesempurnaan, namun tetap menegaskan pentingnya evaluasi karena laga-laga berikutnya akan berjalan semakin berat.
"We played a great match. We came close to perfection, but we must keep improving. There is always room for improvement, because every upcoming match will be very difficult," kata Luis de la Fuente, Pelatih Timnas Spanyol.
Di sisi lain, Mikel Oyarzabal yang menjadi bintang lapangan menegaskan bahwa fokus utamanya adalah memberikan kontribusi terbaik untuk kemenangan tim daripada pencapaian pribadi.
"Yo lo que quiero es que el equipo se vea beneficiado de lo que haga," kata Mikel Oyarzabal, Pemain Timnas Spanyol.
Oyarzabal juga menyatakan kesiapannya menghadapi tim mana pun di babak berikutnya setelah memastikan tiket lolos ke fase 16 besar.
"Que venga el que sea," kata Mikel Oyarzabal, Pemain Timnas Spanyol.
Ia mengakui bahwa pertandingan melawan Austria berjalan rumit karena menghadapi tim dengan fisik yang kuat, namun Spanyol mampu tampil baik.
"I'm happy to have helped the team for us to go through another round," kata Mikel Oyarzabal, Pemain Timnas Spanyol.
Penyerang berusia 29 tahun tersebut kini bersiap untuk beristirahat dan mematangkan strategi menjelang laga berikutnya.
"Now just rest and get ready for the next one. It was a complicated match. We knew that it was going to be difficult against a very physical team, but we had a very good day and played a good match," kata Mikel Oyarzabal, Pemain Timnas Spanyol.
Sebelum pertandingan dimulai, Luis de la Fuente sempat mengingatkan bahwa menghadapi tim berkelas akan selalu menyulitkan dan menuntut performa maksimal.
"Ketika Anda menghadapi lawan yang juga berkelas atas, maka semuanya menjadi lebih sulit." kata Luis de la Fuente, Pelatih Timnas Spanyol.
Ia menegaskan bahwa tantangan dari tim hebat adalah hal yang akan memicu kemampuan terbaik dari para pemainnya keluar.
"Sangat sulit untuk selalu tampil maksimal ketika Anda juga berhadapan dengan lawan yang hebat. Tapi, itulah tujuannya itulah yang akan mengeluarkan kemampuan terbaik dari diri kami," jelas Luis de la Fuente, Pelatih Timnas Spanyol.
Sementara itu, pelatih Austria Ralf Rangnick sebelum laga mengakui bahwa timnya berstatus sebagai tim yang sangat tidak diunggulkan di hadapan Spanyol.
"Kami adalah tim yang sangat diremehkan," ucap Ralf Rangnick, Pelatih Timnas Austria.
Rangnick pun menyadari rekor buruk Austria yang belum pernah menang atas Spanyol, namun ia sempat optimistis untuk mencoba mematahkan statistik tersebut sebelum akhirnya menelan kekalahan 3-0.
"Kami tidak mungkin lebih diremehkan daripada dalam pertandingan ini. Kami mungkin akan kalah tujuh, delapan, atau bahkan sembilan pertandingan dari satu lawan Spanyol. Kami harus memastikan [ini] bukan yang kesepuluh." ucap Ralf Rangnick, Pelatih Timnas Austria.
Pada babak 16 besar yang dijadwalkan berlangsung pada hari Senin di Arlington, Texas, Spanyol akan menghadapi pemenang dari pertandingan antara Portugal melawan Kroasia.