Spanyol Singkirkan Belgia untuk Menantang Prancis di Semifinal

Share

Tim nasional Spanyol berhasil mengamankan tiket semifinal Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Belgia dengan skor 2-1 dalam laga perempat final yang sengit pada Jumat malam, 10 Juli 2026.

Kemenangan tipis tersebut membawa skuad Matador melangkah ke babak empat besar untuk berhadapan dengan Prancis yang sebelumnya mengandaskan perlawanan Maroko dengan skor meyakinkan 2-0.

Pertandingan semifinal antara Prancis melawan Spanyol dijadwalkan berlangsung di Arlington, Texas, sebuah stadion modern berkapasitas 80 ribu penonton, pada Selasa, 14 Juli 2026.

Dalam laga perempat final, Spanyol membuka keunggulan pada menit ke-21 melalui gol Fabian Ruiz yang memanfaatkan kemelut di depan gawang Thibaut Courtois sebelum bola berbelok arah setelah mengenai bek Belgia.

Namun, Belgia sempat menyamakan kedudukan lewat sundulan Charles De Ketelaere sebelum turun minum, yang sekaligus menjadi gol pertama yang bersarang di gawang Spanyol dalam turnamen ini setelah 650 menit.

Petaka bagi Belgia muncul di babak kedua ketika Thibaut Courtois mengalami cedera dan harus digantikan oleh kiper muda Sene Lammens pada menit ke-70.

Lammens melakukan kesalahan fatal saat gagal menangkap tendangan jarak jauh Pau Cubarsi, sehingga bola liar langsung disambar oleh Mikel Merino untuk menjadi gol kemenangan Spanyol.

Media asal Belanda dan Belgia memberikan kritik tajam atas performa penjaga gawang pengganti tersebut yang baru mencatatkan penampilan ketiganya bersama tim nasional.

"Doodzonde!" tulis Het Laatste Nieuws yang menyoroti kesalahan Lammens.

Media tersebut menambahkan bahwa Lammens seharusnya bisa menangkap bola tendangan Cubarsi dengan sempurna dalam situasi tersebut.

"Hij moet deze bal altijd klemmen." tulis Het Laatste Nieuws.

Penilaian rendah juga diberikan oleh media Nieuwsblad yang memberikan nilai 4 untuk penampilan kiper pengganti tersebut.

"He kreeg zijn eerste minuten dit toernooi. Ging in de fout bij de 2-1. Lammens had boter op zijn hoofd en ging niet vrijuit bij het zondagsschot van Cubarsí." tulis Nieuwsblad.

Saluran olahraga Sporza turut menggambarkan bagaimana momen tersebut memukul perasaan para pendukung tim nasional Belgia.

"Een moment dat het Belgische strijdershart volledig verscheurde" tulis Sporza.

Media tersebut bersimpati karena Lammens langsung menghadapi tekanan besar di bawah sorotan mata dunia saat baru masuk ke lapangan.

"He had nog geen bal moeten pakken en miskeek zich volledig op het afstandsschot. Arme, arme, arme Lammens. Dit wens je werkelijk niemand toe, met de ogen van de wereld op je gericht." tulis Sporza.

Ungkapan kekecewaan mendalam atas hasil dramatis ini juga ditutup oleh ulasan dari Het Belang van Limburg.

"Wat een vreselijke manier om eruit te gaan" tulis Het Belang van Limburg.

Media tersebut menyayangkan kesalahan Lammens yang terjadi di depan Thibaut Courtois yang hanya bisa menyaksikan dari pinggir lapangan.

"Wat jammer voor Lammens: dat foutje. Hij verdiende dit niet. Courtois keek troostend toe." tulis Het Belang van Limburg.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author