SpaceX Cetak Rekor IPO Terbesar Sepanjang Masa Rp1.222 Triliun
Perusahaan penerbangan antariksa SpaceX resmi mencetak sejarah global setelah berhasil menghimpun dana investor sebesar US$75 miliar atau sekitar Rp1.222 triliun melalui penawaran saham perdana (IPO) yang dirilis pada Jumat (12/6/2026).
Penghimpunan dana tersebut secara resmi memecahkan rekor IPO terbesar di dunia yang sebelumnya dipegang oleh perusahaan minyak asal Arab Saudi, Saudi Aramco, sebagaimana dilansir dari Bloomberg Technoz.
Dalam aksi korporasi tersebut, korporasi milik Elon Musk ini melepas sebanyak 555,6 juta lembar saham ke pasar dengan harga pelaksanaan US$135 per saham.
Langkah ini langsung mendongkrak nilai valuasi pasar perusahaan hingga menembus US$1,77 triliun atau setara Rp28.851 triliun dan menempatkannya dalam jajaran perusahaan publik paling bernilai.
Tingginya antusiasme pemodal membuat angka permintaan yang masuk dilaporkan melonjak jauh melampaui total saham yang dialokasikan oleh manajemen.
Kepercayaan pasar ditopang oleh diversifikasi lini bisnis perusahaan yang bergerak pada sektor peluncuran roket, jaringan internet satelit Starlink, hingga pengembangan kecerdasan buatan melalui xAI.
Sektor internet satelit Starlink menjadi kontributor utama finansial dengan sumbangan 60 persen dari total pendapatan tahun lalu yang mencapai US$18,67 miliar atau setara Rp304 triliun.
Hingga saat ini, layanan koneksi internet berbasis satelit tersebut tercatat telah memiliki basis konsumen aktif yang melampaui angka 10 juta pelanggan di berbagai belahan dunia.
Meskipun demikian, tantangan profitabilitas masih membayangi kinerja keuangan internal setelah perusahaan membukukan kerugian bersih senilai US$4,94 miliar atau berkisar Rp80,5 triliun pada periode tahun 2025.
Rapor merah ini muncul setelah SpaceX sempat mencatatkan keuntungan bersih pada pembukuan tahun 2024.
Kendati demikian, para penanam modal tetap memandang positif prospek ekspansi jangka panjang yang bersumber dari proyek roket Starship serta pertumbuhan ekosistem kecerdasan buatan.