Sondang Pratama Sutradarai Film Horor Dosa Penebusan

Share

Sutradara Sondang Pratama menggarap film horor berjudul Dosa, Penebusan atau Pengampunan sebagai debut layar lebarnya yang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 11 Juni 2026, seperti dilansir dari Detikcom.

Proyek layar lebar ini menjadi momen spesial karena Sondang didampingi oleh sang istri, Putri Masyita, yang bertindak sebagai Co Produser dalam tim produksi.

Keterlibatan Putri Masyita dalam film ini menjadi bentuk dukungan penuh terhadap karier penyutradaraan suaminya di industri layar lebar.

"Sebenarnya ini bukan project pertama saya sebagai Co Produser, sebelumnya saya sudang mengerjakan judul series. Dunia syuting sangat familiar bagi saya karena banyak membintangi model iklan. Karena ini film layer lebar pertama suami, saya ingin ikut terlibat memberikan yang terbaik," ujar Putri Masyita, Co Produser.

Proses produksi film horor ini sempat menghadapi kendala perizinan tempat syuting dari pihak pengelola akomodasi.

"Awalnya kami sudah menemukan hotel yang cocok di Malang. Tapi pihak hotel keberatan karena takut citra bangunannya makin dianggap angker," ungkap Sondang Pratama, Sutradara.

Penolakan tersebut direspons tim produksi dengan mengambil langkah alternatif demi menjaga kelancaran proses pengambilan gambar.

"Daripada biaya renovasi dan penggantian properti membengkak, akhirnya kami pilih membangun set sendiri. Bahkan sampai menyewa dua studio sekaligus," jelas Sondang Pratama, Sutradara.

Pengalaman menyutradarai film panjang pertama memberikan banyak pelajaran baru bagi Sondang, termasuk kemudahan komunikasi kerja bersama istri.

"Bekerja bersama istri membuat saya mudah mengkomunikasikan apa yang saya mau. Dan alhamdulillah Producer HAS Pictures, Reza Aditya dan Executive Producer Irish Bella selalu mendampingi dan memberikan bimbingan. Film ini merupakan tantangan dan kemajuan besar dalam perkembangan karir saya di dunia entertainment," lanjut Sondang Pratama, Sutradara.

Sinema ini dibintangi oleh jajaran aktor seperti Muhammad Riza Irsyadillah, Jennifer Eve, Revaldo, Dominique Sanda, dan Dede Sunandar.

Bagi rumah produksi HAS Pictures, film ini menandai ekspansi bisnis mereka ke ranah sinema komersial setelah sebelumnya fokus pada konten digital.

"Kami berpikir untuk produksi pertama harus memilih genre yang market-nya jelas. Horor jadi pilihan karena potensinya besar dan kebetulan kami punya IP cerita ini," kata Reza Aditya, Produser HAS Pictures.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author