Skotlandia Menghadapi Haiti pada Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Tim nasional Skotlandia dijadwalkan menghadapi tantangan tim nasional Haiti dalam pertandingan pembuka Grup C Piala Dunia 2026 di Boston Stadium, Massachusetts, Amerika Serikat, pada Sabtu, 13 Juni 2026 waktu setempat. Laga ini menandai kembalinya kedua negara ke panggung tertinggi sepak bola dunia setelah absen selama puluhan tahun.
Dilansir dari FOX Sports, Skotlandia mencatatkan penampilan pertama mereka di Piala Dunia abad ke-21 setelah menanti selama 28 tahun sejak edisi 1998 di Prancis. Skuad asuhan Steve Clarke lolos secara dramatis lewat dua gol di masa injury time melawan Denmark dalam babak kualifikasi zona UEFA.
Di sisi lain, Haiti kembali ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 52 tahun, setelah penampilan tunggal mereka sebelumnya pada tahun 1974. Negara Amerika Utara ini mengamankan tiket ke turnamen setelah menjuarai Grup C pada babak final kualifikasi zona CONCACAF dengan catatan tiga kemenangan dan dua hasil imbang.
Pertandingan ini dinilai sangat krusial bagi kedua tim untuk memperbesar peluang lolos ke babak 32 besar. Berdasarkan data historis yang dirilis bbc.com, format turnamen dengan 12 grup ini hanya akan mengeliminasi empat tim peringkat ketiga terbaik, sehingga raihan minimal empat poin hampir dipastikan aman untuk melaju ke fase gugur.
Berikut adalah rincian performa tim peringkat ketiga pada edisi Piala Dunia sebelumnya berdasarkan data dari bbc.com:
| Tahun | Jumlah Tim Peringkat Tiga dengan 3 Poin | Selisih Gol yang Dibutuhkan untuk Lolos |
|---|---|---|
| 2022 | 4 tim | 0 |
| 2018 | 6 tim | -1 |
| 2014 | 5 tim | -1 |
| 2010 | – (Dibutuhkan minimal 4 poin) | – |
| 2006 | 1 tim | -2 |
| 2002 | 4 tim atau kurang | 0 |
| 1998 | 6 tim | -5 |
Kondisi internal tim Skotlandia dilaporkan sangat positif menjelang laga perdana ini. Gelandang andalan mereka, Scott McTominay, dilaporkan sempat mengalami masalah pencernaan pada hari Kamis, namun ia dipastikan telah pulih sepenuhnya dan siap diturunkan bersama kapten tim Andy Robertson.
Suasana optimisme juga disampaikan oleh gelandang andalan Skotlandia, John McGinn, dalam sesi wawancara sebelum pertandingan.
"A bit of pride, excitement, what an occasion, but it's up to us to stay cold, stay calm and play our game." ujar John McGinn, Gelandang Skotlandia kepada BBC Scotland.
McGinn menambahkan bahwa skuad Tartan Army telah berkembang pesat dalam satu dekade terakhir dan mendapatkan dukungan luar biasa dari para suporter di kampung halaman maupun yang hadir langsung di Amerika Serikat.
"We deserve to be here, we've built a lot in the last 10 years. Today has been special, seeing the videos from back home and seeing the excitement here, but it's up to us now to do what we've trained to do since we were young boys – go out there, play with no fear and play the Scottish way." kata John McGinn, Gelandang Skotlandia.
Ia juga mengakui adanya ketegangan yang membuat para pemain terjaga di malam hari akibat suara tiupan bagpipe di jalanan, namun menegaskan bahwa pengalaman bertanding di level tinggi akan membantu mereka memberikan pembuktian di lapangan.
"There's not been much sleep. You try but you can hear the bagpipes in the streets, you play scenarios over in your head but we've got enough players who have experienced big games this season and over their careers." ucap John McGinn, Gelandang Skotlandia.
Lebih lanjut, McGinn menegaskan bahwa timnya telah mempelajari kekuatan Haiti secara mendalam, terutama mengenai penambahan kedalaman skuad yang dilakukan tim lawan baru-baru ini.
"You learn from your mistakes and I think we're in a good place now to show not only Scotland but Europe and the rest of the world what we can do." tutur John McGinn, Gelandang Skotlandia.
McGinn juga memuji karakter tangguh serta resiliensi yang sudah menjadi bagian dari DNA masyarakat Skotlandia, yang dinilainya menjadi modal penting dalam kampanye kualifikasi mereka.
"We've looked at Haiti in depth, they're a very challenging team and have recruited players recently to add to their depth. We've got to be at our best to win but that's what we'll try and do." cetus John McGinn, Gelandang Skotlandia.
Pemain klub Aston Villa tersebut menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa keyakinan tim saat ini murni merupakan sebuah kepercayaan diri yang sehat, bukan sebuah kesombongan tak berdasar.
"We've got a lot of resilience, that's in our DNA as people. We don't, at times, show what we're capable of but when it's mattered in this campaign we have. We've given the country something to be positive about, everyone is believing in us." kata John McGinn, Gelandang Skotlandia.
Menurut McGinn, kedua tim memiliki peluang yang sama besar dalam laga yang akan berlangsung selama 90 menit tersebut.
"There's not an arrogance but a confidence and a swagger that we can go and deliver this time. We deserve it as a group. It's 90 minutes, both teams have equal opportunity but tonight it's got to be us." pungkas John McGinn, Gelandang Skotlandia.
Di kubu lawan, pelatih kepala Haiti Sebastien Migne mengandalkan sejumlah pemain yang merumput di kompetisi Eropa seperti Wilson Isidor yang mencetak enam gol untuk Sunderland musim lalu, serta Jean-Ricner Bellegarde dari Wolverhampton Wanderers. Penyerang legendaris sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang masa Haiti, Duckens Nazon, dipastikan memulai pertandingan dari bangku cadangan setelah sempat menjalani program latihan kebugaran khusus.
Suporter dari kedua kesebelasan juga sudah memadati area sekitar stadion, termasuk para penggemar asal Skotlandia yang melakukan perjalanan jauh dari Inggris dan berbagai negara bagian di Amerika Serikat demi menyaksikan momen bersejarah ini secara langsung.