Singer Patenkan Mesin Jahit dan Ubah Industri Tekstil Dunia

Share

Inovasi mesin jahit Singer tidak hanya mengubah metode pembuatan serta perbaikan busana, tetapi juga merombak industri tekstil dan bisnis secara global. Konsep awal alat ini sebenarnya diciptakan oleh Elias Howe yang memegang hak paten sejak 1846 dengan tarif lisensi sangat tinggi.

Pengusaha bernama Isaac Merritt Singer kemudian menyempurnakan rancangan Howe dengan menambahkan pengontrol benang serta mengombinasikan jarum vertikal dan bidang jahit horizontal. Pendaftaran hak paten versi Singer resmi dilakukan pada 12 Agustus 1851 sebelum ia mendirikan I.M. Singer & Co, dilansir dari Detik iNET.

Langkah Singer bertepatan dengan bermunculannya inovasi dari penemu lain seperti mekanisme pendorong kain dan jarum pengait. Perkembangan tersebut memicu perselisihan hak cipta yang dikenal sebagai Perang Mesin Jahit karena setiap pihak mengklaim komponen penting.

Guna mengatasi konflik hukum tersebut, Orlando Brunson Potter selaku Presiden Grover and Baker Sewing Machine Company mengajukan gagasan penggabungan lisensi. Pembentukan penyatuan paten pertama bernama Sewing Machine Combination akhirnya disepakati oleh Howe, Singer, Grover and Baker, serta Wheeler dan Wilson.

"Meskipun penyatuan tersebut menggabungkan sembilan paten yang dianggap penting untuk mesin jahit berkualitas tinggi, tiga di antaranya sangatlah krusial," ujar Profesor California State University, East Bay, Ryan Lampe.

Tiga komponen utama yang dimaksud meliputi paten jahitan kunci milik Elias Howe, pendorong kain buatan Wheeler dan Wilson, serta kombinasi jarum vertikal dan permukaan jahit horizontal garapan Singer.

Penggabungan hak cipta tersebut memangkas biaya lisensi secara drastis dari USD 25 menjadi USD 5 per unit dalam kurun waktu satu dekade. Skema ini mendorong puluhan produsen baru masuk ke pasar sehingga distribusi mesin jahit meluas pesat.

Keberhasilan dan dominasi pasar merek Singer diyakini berkat strategi manajemen yang dijalankan oleh pengacara Edward Clark. Sosok ini merancang kampanye iklan agresif serta memperkenalkan sistem pembayaran cicilan pertama di Amerika Serikat.

Clark kemudian membubarkan kemitraan awal pada 1863 untuk mendirikan Singer Manufacturing Company tanpa keterlibatan langsung Isaac Singer.

"Ada serangkaian eksekutif Perusahaan Singer yang mendorongnya maju dan kontribusi mereka semua yang benar-benar membentuk perusahaan ini serta menjadikannya dominan," kata kurator Museum Nasional Sejarah Amerika, Peter Liebhold.

Strategi pertumbuhan dilanjutkan melalui penjualan langsung ke rumah warga, pembukaan ruang pamer mewah, program tukar tambah mesin lama, hingga ekspansi pabrik ke berbagai negara.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author