Sikap Temba Zwane Dinilai Gagalkan Kemenangan Afrika Selatan Atas Nikaragua
Keputusan kapten tim nasional sepak bola Afrika Selatan, Themba Zwane, untuk memberikan eksekusi penalti kepada Lyle Foster dinilai mengorbankan kemenangan timnya saat ditahan imbang tanpa gol oleh Nikaragua dalam laga persahabatan di Stadion Orlando, Jumat malam, 29 Mei 2026.
Sikap santun dari gelandang veteran berusia 36 tahun tersebut memicu kekecewaan di kalangan pendukung Bafana Bafana karena momentum untuk mencetak gol kemenangan sebelum bertolak ke Piala Dunia 2026 menjadi hilang.
Pertandingan uji coba terakhir di kandang ini awalnya menjadi panggung bagi Zwane yang tampil dominan dan mampu mengontrol ritme permainan skuad muda Afrika Selatan, meskipun Nikaragua menerapkan strategi pertahanan rendah yang sangat disiplin.
Tekanan konstan dari tuan rumah membuahkan hasil menjelang turun minum ketika pergerakan lincah Kamogelo Sebelebele di area terlarang memaksa pemain bertahan lawan melakukan pelanggaran dan menghasilkan penalti untuk Afrika Selatan.
Zwane sebenarnya langsung mengambil bola untuk mengeksekusi sendiri tendangan penalti tersebut, sebuah keputusan yang langsung disambut sorak penonton di stadion setelah adanya pengumuman perpanjangan kontrak sang veteran bersama Mamelodi Sundowns.
Namun, suasana stadion mendadak senyap ketika Zwane justru menyerahkan bola kepada Lyle Foster yang sejak awal pertandingan tampil kurang efektif di lini serang.
Kegagalan Foster yang tendangannya membentur tiang gawang membuat momentum perayaan Zwane sirna dan memicu kekecewaan mendalam dari para suporter yang memadati stadion.
Meskipun Foster kemungkinan merupakan eksekutor penalti utama yang telah ditetapkan sebelum laga, keputusan Zwane sebagai kapten dan pemain paling senior di lapangan untuk tidak mengambil alih tugas tersebut menuai kritik tajam.
Pada babak kedua, pelatih Hugo Broos mencoba menyegarkan lini serang dengan memasukkan Relebohile Mofokeng dan Oswin Appollis, tetapi upaya kedua pemain muda tersebut tetap gagal menembus ketangguhan penjaga gawang Nikaragua, Pineda Castrillo.
Selepas hasil mengecewakan di kandang ini, tim nasional Afrika Selatan dijadwalkan terbang ke kota Pachuca, Meksiko, untuk melakoni laga uji coba terakhir melawan Jamaika sekaligus menetapkan pemusatan latihan menjelang laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan tuan rumah Meksiko pada 11 Juni 2026.