Sherina Munaf Bintangi Film Filosofi Teras

Share

Aktris Sherina Munaf membagikan pandangannya mengenai konsep amor fati atau mencintai takdir saat menghadiri acara peluncuran teaser poster dan trailer adaptasi film Filosofi Teras di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (12/7/2026), dilansir dari Detik Hot.

Proses adaptasi buku karya Henry Manampiring ke layar lebar tersebut mengangkat gagasan utama mengenai stoisisme populer yang berpusat pada dinamika sebuah keluarga di tengah hiruk-pikuk Jakarta.

"Oke amor fati ya, mencintai takdir. Jadi apakah aku langsung menerima takdir? Nggak langsung saya terima ya teman-teman," kata Sherina Munaf, Aktris Film Filosofi Teras.

Penyanyi sekaligus aktris berusia 36 tahun itu menambahkan bahwa menerima kenyataan hidup bukanlah sebuah proses instan melainkan membutuhkan kedisiplinan hati.

"Kalau aku secara personal di hidup aku, itu adalah ordeal yang harus dijalankan," ujar Sherina Munaf, Aktris Film Filosofi Teras.

Sherina juga mengaku banyak berdiskusi dengan orang-orang terdekatnya guna menghadapi berbagai tantangan hidup dalam perjalanan emosional tersebut.

"Jadi pada akhirnya untuk belajar berdisiplin hati semacam itu memang butuh proses," tutur Sherina Munaf, Aktris Film Filosofi Teras.

Percakapan intens dengan sesama rekan dinilai membantu menguatkan pemahaman dirinya terhadap nilai-nilai kehidupan.

"Dan butuh ngobrol-ngobrol dengan orang-orang yang juga mengalami obstacles dalam hidupnya. Contohnya, mungkin aku sudah sering cerita, aku sama Henry di sini itu sudah cukup lama temenan. Bahkan sebelum Henry nulis Filosofi Teras," ungkap Sherina Munaf, Aktris Film Filosofi Teras.

Komunikasi ini juga berfungsi saling menjaga kondisi satu sama lain, terutama ketika masa-masa sulit pandemi berlalu.

"Jadi cukup sering ngobrol soal hardships dan juga checking up on each other, apalagi pas zaman COVID. Di situlah aku rasa hidup mengajarkan banyak hal dan dikonfirmasi juga lewat filosofi Stoicism yang ditulis Henry di Filosofi Teras," kata Sherina Munaf, Aktris Film Filosofi Teras.

Namun, sang aktris enggan memaparkan lebih terperinci mengenai pengalaman pribadi yang dirasanya memiliki kedekatan dengan plot cerita film.

"Ketika ada di film ini, aku nggak bisa spill soal itu ya, belum boleh. Tapi tentu saja itu sesuatu yang pernah aku lalui. Aku nggak akan masuk ke detailnya. Buat aku itu memang sebuah proses, dan it's okay," papar Sherina Munaf, Aktris Film Filosofi Teras.

Sementara itu, jalannya pengisahan dalam sinema ini ditekankan tidak hanya berfokus pada kehidupan masyarakat perkotaan semata melainkan menyentuh seluruh lapisan sosial.

"Saya merasa apa yang dialami keluarga ini, Nea, Siska, Guni, dan teman-temaninya adalah hal yang bisa kita rasakan di semua kalangan. Jadi bukan lokasi dan tempatnya yang merepresentasikan, tapi kejadiannya dan rasa yang mereka lalui. Itu yang kita representasikan di film ini," jelas Affandi Abdul, Sutradara Film Filosofi Teras.

Acara tersebut sekaligus merayakan pencapaian buku Filosofi Teras yang pertama kali terbit pada 2018 dan kini telah memasuki masa cetakan ke-100.

"Dulu pas cetakan 50 dibilangin, 'sampai ketemu di cetakan 100'. Aku pikir nggak kejadian, tapi ternyata ada. Buat saya ini membesarkan hati bahwa masih ada tempat bagi buku di Indonesia," pungkas Henry Manampiring, Penulis Buku Filosofi Teras.

Film Filosofi Teras berfokus pada perjuangan karakter Nea, Siska, Guni, dan lingkaran pertemanan mereka dalam menavigasi emosi di tengah kegagalan dan tekanan mental yang dibintangi oleh Sherina Munaf, Zee Asadel, Dinda Kanyadewi, Kiki Narendra, Putri Ayudya, hingga Lydia Kandou.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author