Serangan Udara Rusia Hantam Wilayah Kyiv dan Rumah Sakit Zaporiyia
Rentetan serangan drone dan misil balistik Rusia menghantam Kyiv dan wilayah sekitarnya hingga menyebabkan sedikitnya 15 orang tewas serta 51 lainnya mengalami luka-luka. Ledakan terjadi tidak lama setelah tengah malam di tujuh distrik berbeda.
Gelombang ledakan tersebut memicu kebakaran hebat di fasilitas pergudangan, infrastruktur logistik, hingga kawasan pemukiman warga. Petugas penyelamat berhasil mengevakuasi dua korban hidup dari balik reruntuhan bangunan, sementara proses pencarian korban lain terus berlanjut di sejumlah lokasi.
Serangan malam tersebut juga mengincar fasilitas medis, termasuk Rumah Sakit Anak Regional Zaporiyia. Para pasien serta tenaga medis di rumah sakit tersebut telah dievakuasi lebih awal ke area aman sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka yang dilaporkan dalam insiden itu.
Selain itu, insiden ini mengakibatkan kerusakan pada tiga kapal di wilayah Odesa. Di sisi lain, serangan balasan dari pihak Ukraina dilaporkan menghantam gudang besar milik perusahaan Wildberry yang berlokasi di kota Tula, Rusia.
Di tengah eskalasi pertempuran, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky merilis laporan keamanan bulanan yang dikumpulkan oleh dinas intelijen dan Kementerian Pertahanan.
"Moscú lost 30.000 soldiers, dead or seriously injured in July," kata Volodymyr Zelensky, Presiden Ukraina.
Data dalam laporan tersebut mencatat bahwa angka kerugian personel militer Rusia akibat tewas maupun luka berat mencapai puluhan ribu prajurit setiap bulannya selama pertempuran berlangsung.