Senegal Ungguli Belgia Babak Pertama Piala Dunia 2026

Share

Tim nasional Senegal berhasil memimpin dengan skor 1-0 atas Belgia pada babak pertama pertandingan fase gugur 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Lumen Field, Seattle, Amerika Serikat, pada Kamis (2/7/2026) dini hari WIB.

Gol tunggal keunggulan skuad Singa Teranga dicetak oleh gelandang Habib Diarra pada menit ke-25 memanfaatkan bola pantul di depan gawang. Dilansir dari Kompas.com, gol tersebut bermula dari umpan silang Sadio Mane yang disambut sundulan Ismaila Sarr namun membentur tiang gawang sebelum disambar Diarra.

Sejak awal laga, Belgia yang menerapkan formasi 4-2-3-1 arahan pelatih Rudi Garcia sempat mengancam melalui pergerakan Jeremy Doku dan Leandro Trossard. Namun, pertahanan Senegal yang dikawal kiper Mory Diaw tampil solid dan menggagalkan sejumlah peluang dari Trossard serta tembakan jarak jauh Kevin De Bruyne.

Memasuki pertengahan babak, Senegal yang lolos sebagai peringkat ketiga terbaik Grup I mulai mendominasi serangan. Penjaga gawang Belgia, Thibaut Courtois, dipaksa melakukan penyelamatan gemilang saat menepis sundulan Ismaila Sarr pada menit ke-13 yang kemudian mengenai tiang gawang.

Terlepas dari gol yang bersarang di gawangnya, penampilan ini menjadi catatan bersejarah bagi Thibaut Courtois bersama tim nasional Belgia. Data jaringan statistik Opta yang dilansir Goal.com menunjukkan laga melawan Senegal merupakan pertandingan ke-19 bagi Courtois di sepanjang sejarah Piala Dunia.

Capaian tersebut membuat penjaga gawang Real Madrid ini melompat ke peringkat ketiga dalam daftar kiper dengan penampilan terbanyak di Piala Dunia, menyamai rekor mantan kiper Uruguay Fernando Muslera. Courtois kini hanya terpaut satu pertandingan dari legenda Prancis Hugo Lloris yang berada di peringkat kedua.

Posisi puncak daftar bersejarah tersebut masih dipegang oleh kiper Jerman Manuel Neuer dengan total 23 penampilan. Rekor Neuer dipastikan terkunci setelah tim nasional Jerman tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026 akibat kalah adu penalti dari Paraguay.

Belgia yang berstatus sebagai juara Grup G mencoba mengejar ketertinggalan menjelang turun minum melalui tendangan melengkung Maxim De Cuyper, tetapi Mory Diaw berhasil menepis bola. Berdasarkan laporan Sporza, ketertinggalan ini membuat 70 persen responden dalam jajak pendapat mereka merasa pesimistis terhadap peluang kelolosan Belgia ke babak berikutnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author