Selena Gomez Digugat Investor Startup Wondermind Atas Penipuan Sekuritas
Gugatan dugaan penipuan sekuritas dilayangkan oleh kelompok investor terhadap penyanyi Selena Gomez dan ibunya, Mandy Teefey, pada Kamis (13/8/2026) terkait operasional startup kesehatan mental Wondermind. Dilansir dari Detikcom, gugatan hukum tersebut menuntut pengembalian dana investasi serta ganti rugi senilai lebih dari 1,2 juta dolar AS atau sekitar Rp18,8 miliar.
Entitas investor seperti Wondermind SRS 44 LLC dan Bespoke Wondermind LLC mengajukan berkas tuduhan ke pengadilan terhadap jajaran pendiri, termasuk mantan mitra bisnis Daniella Pierson. Para pendiri dinilai memberikan janji palsu guna menarik modal, di mana Selena Gomez dituduh tidak memenuhi komitmen keterlibatannya sebagai Chief Impact Officer setelah investasi masuk.
Sejumlah rencana bisnis Wondermind dilaporkan tidak pernah terealisasi, seperti aplikasi kesehatan mental dan berbagai kemitraan yang sempat dipromosikan. Perusahaan yang diluncurkan pada kurun 2021/2022 tersebut mengalami kemunduran operasional secara diam-diam selama tiga tahun tanpa transparansi kepada penanam modal.
"Selama tiga tahun, sementara perusahaan hancur secara perlahan di sekitar mereka, tidak ada satu pun pendiri, pejabat, atau direktur yang menyampaikan patah kata pun kepada para investor yang uangnya mendanai kehancuran tersebut," kata penggugat dalam berkas gugatannya.
Permasalahan internal ini terungkap menyusul laporan investigasi majalah The Cut pada September 2025 yang membeberkan krisis finansial, penundaan gaji karyawan, dan tunggakan vendor di bawah kepemimpinan Mandy Teefey. Investor baru mengetahui kondisi aktual perusahaan usai pemberitaan tersebut dipublikasikan.
Saat dikonfrontasi oleh investor, Teefey melimpahkan tuduhan masalah operasional kepada Daniella Pierson yang telah mengundurkan diri. Di sisi lain, Teefey membantah tuduhan disfungsi internal dan mengklaim isu tersebut disebarkan oleh mantan pekerja.
Startup Wondermind sebelumnya sempat mencatatkan nilai valuasi mendekati 100 juta dolar AS pada tahap pendanaan awal sebelum diterpa krisis finansial dan gugatan hukum.