Selebgram Woodyrman Aniaya Warga Brunei Darussalam Hingga Tewas di Blok M
Selebgram Mohamad Irman Ali alias Woodyrman diduga menganiaya seorang pria asal Brunei Darussalam berinisial MHF hingga tewas di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, pada Rabu dini hari tanggal 6 Mei lalu. Dilansir dari Detikcom, aksi kekerasan dipicu oleh emosi pelaku setelah korban berusaha membela rekannya dalam sebuah perselisihan.
Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa pelaku melakukan pemukulan satu kali menggunakan tangan kanan yang sedang memegang kantong kertas berisi botol minuman ke arah kepala korban. Korban sempat mendapatkan perawatan medis selama sepuluh hari sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya telah melakukan pemeriksaan intensif terkait motif di balik insiden maut yang melibatkan sesama warga negara asing tersebut.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, motif penganiayaan diduga karena tersangka tersulut emosi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat dihubungi wartawan, Kamis (28/5/2026).
Budi menjelaskan bahwa cekcok mulut bermula dari kesalahpahaman antara pelaku dengan salah satu saksi di lokasi kejadian yang kemudian direspons oleh korban.
"Peristiwa ini berawal dari kesalahpahaman antara tersangka dengan salah satu saksi. Korban kemudian bermaksud membela saksi tersebut, sehingga terjadi adu mulut antara korban dan tersangka," ucapnya.
Ketegangan antara kedua belah pihak dilaporkan sempat meningkat sebelum mereka bertemu langsung di tempat kejadian perkara.
"Sebelum kejadian, korban juga sempat mengirimkan pesan suara atau voice note yang bernada tantangan berkelahi. Saat korban dan tersangka bertemu di lokasi kejadian, situasi menjadi semakin konfrontatif," jelasnya.
Selain faktor emosi karena pembelaan korban terhadap saksi, kondisi pelaku yang berada di bawah pengaruh minuman keras juga memperburuk situasi.
"Dari hasil pendalaman, tersangka saat itu diduga berada dalam pengaruh alkohol. Dalam kondisi emosi, tersangka kemudian melakukan pemukulan satu kali ke arah kepala korban menggunakan tangan kanan yang saat itu memegang paper bag berisi botol minuman," ucapnya.