SEC Tinjau ETF Pasar Prediksi Saat Polymarket Ekspansi Kontrak Olahraga
Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat atau SEC kini tengah menginstruksikan stafnya untuk mencari masukan publik mengenai implikasi reksa dana indeks yang terikat dengan kontrak acara pasar prediksi. Langkah peninjauan regulasi ini berjalan beriringan dengan ekspansi platform Polymarket yang mengajukan pendaftaran kontrak hasil kombinasi untuk acara olahraga kepada Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas Amerika Serikat pada Rabu, 20 Mei 2026.
Rencana pencantuman instrumen baru oleh Polymarket tersebut memicu perhatian besar dari regulator negara bagian serta perusahaan karena dinilai bersinggungan dengan hak regulasi dan pajak daerah. Di tengah dinamika tersebut, SEC merespons situasi pasar dengan melakukan evaluasi mendalam terhadap potensi kehadiran produk keuangan baru ini.
"Produk baru menimbulkan pertanyaan baru, and I appreciate the willingness of fund sponsors who have agreed to defer the effectiveness of a number of new ETFs, including event contract ETFs, while we consider the implications," ujar Paul Atkins, Ketua SEC.
Pihak otoritas menyatakan perlunya transparansi dan pertimbangan matang sebelum mengambil keputusan akhir atas perkembangan instrumen keuangan tersebut.
"To ensure we do this in a transparent and thoughtful manner, I have directed staff to seek public comment on how the Commission should respond to recent market developments," ujar Paul Atkins, Ketua SEC.
Di sisi lain, ekspansi Polymarket ke sektor olahraga dilakukan melalui mekanisme sertifikasi mandiri agar produk tersebut dapat dicantumkan paling cepat 21 Mei 2026. Dokumen pengajuan menunjukkan bahwa kontrak hasil kombinatorial ini menggabungkan dua atau lebih kontrak dasar yang mengharuskan semua hasil terpenuhi demi meraih nilai penuh.
"Setiap hasil harus terpenuhi agar Kontrak dapat diselesaikan dengan nilai $1,00. Kontrak hanya diselesaikan dengan nilai $1,00 jika dan hanya jika setiap bagian terpenuhi. Jika salah satu bagian tidak terpenuhi, Kontrak diselesaikan dengan nilai $0,00, tanpa memandang hasil bagian-bagian lain yang belum diselesaikan," pengajuan tersebut mengatakan.
Selain perluasan ke sektor olahraga, Polymarket juga telah meluncurkan pasar prediksi perusahaan privat sejak Selasa, 19 Mei 2026. Langkah ini didukung oleh kemitraan strategis bersama Nasdaq Private Market yang ditujukan untuk memunculkan penilaian real-time bagi sekitar 1.600 perusahaan rintisan berstatus unicorn bernilai total 5 triliun dolar AS.
"Prediction markets are one of the most powerful tools we have for democratizing access to financial information," kata Shayne Coplan, founder dan CEO of Polymarket.
Melalui integrasi ini, perdagangan instrumen finansial dirancang untuk membuka peluang baru yang sebelumnya belum pernah dijangkau oleh para pelaku pasar ritel.
"Today’s launch brings that power to one of the last frontiers of financial markets that retail participants have never been able to access," kata Shayne Coplan, founder dan CEO of Polymarket.
Struktur kolaborasi kedua entitas ini menghubungkan data pasar privat institusional secara langsung bagi manajer aset dan pialang untuk menciptakan sinyal pasar dalam penentuan harga aset.
"We anchor every market with institutional-quality data, and the activity becomes a real-time signal that institutional investors can use," ujar Rodolfo Sanchez, VP of Data at Nasdaq Private Market.
Integrasi pasar prediksi ke infrastruktur arus utama kini terus meluas setelah Intercontinental Exchange berkomitmen menginvestasikan hingga 2 miliar dolar AS untuk membeli saham Polymarket.