Satria Muda Pertamina Bandung Tekuk Bogor Hornbills 89-81
Satria Muda Pertamina Bandung berhasil mengamankan kemenangan atas Bogor Hornbills dengan skor akhir 89-81 pada putaran kedua babak best of five IBL 2026. Pertandingan tersebut berlangsung di Bandung Arena pada Minggu malam, 7 Juni 2026.
Dikutip dari Bola, Satria Muda membuka keunggulan lewat poin pertama yang dicetak oleh Jalen Jones. Kontribusi poin tambahan dari Yudha Saputera dan Niven Antone Glover memperkuat dominasi tim sejak awal laga.
Aksi impresif Yudha Saputera yang memberikan assist matang kepada Jalen Jones turut menghidupkan atmosfer pertandingan. Tampil agresif, Satria Muda menutup kuarter pertama dengan keunggulan 25-18.
Peluit kuarter kedua dimulai dengan foul dari Yudha Saputera. Namun, kesempatan free throw yang diperoleh justru dimanfaatkan Satria Muda untuk terus memperlebar selisih poin.
Slam dunk satu tangan dari Giorgi Bezhanishvili menjadi suntikan motivasi bagi tim. Kolaborasi apik Pandu Wiguna dan Yudha Saputera kembali membuahkan poin lewat skema dunk, hingga menutup paruh pertama laga dengan skor 49-42.
Memasuki paruh kedua, Satria Muda fokus menjaga keunggulan dari kejaran lawan. Ketika selisih skor mulai menipis, efektivitas serangan dan akurasi tembakan menjadi kunci untuk kembali menjauh.
Laga berjalan semakin sengit dengan diwarnai sejumlah aksi steal dan block. Skor sempat berkedudukan imbang 63-63, sebelum kuarter ketiga akhirnya ditutup dengan keunggulan tipis Satria Muda 68-65.
Kuarter penentu bergulir dalam tempo yang sangat cepat. Setelah sempat tertekan pada kuarter ketiga, Satria Muda melakukan penyesuaian strategi yang lebih efektif di lapangan.
Pertahanan yang solid serta serangan balik cepat membuat Bogor Hornbills kesulitan untuk mendominasi permainan. Satria Muda akhirnya mengunci kemenangan 89-81 setelah sebelumnya gagal mengamankan gim pertama.
Pelatih Satria Muda, Djordje Jovicic, menyoroti perbedaan besar dalam performa anak asuhnya dibandingkan laga sebelumnya. Ia mengapresiasi energi tinggi serta rasa tanggung jawab yang ditunjukkan oleh para pemain.
"Saya merasa hari ini saya melihat dua tim yang benar-benar berbeda. Kami bermain dengan energi, kontak fisik, serta tanggung jawab besar baik dalam menyerang maupun bertahan," kata Djordje Jovicic selepas pertandingan.
"Saya harus memberikan apresiasi kepada tim karena sepanjang pertandingan kami mampu mengontrol jalannya laga. Hanya di akhir kuarter ketiga dan keempat lawan sempat kembali bangkit, tetapi kami segera merespons dengan baik," lanjut Djordje Jovicic.
Jovicic menambahkan bahwa hasil positif ini diraih karena para pemain mampu memetik pelajaran berharga dari kekalahan di gim pertama. Kendati demikian, ia menilai masih ada beberapa aspek yang memerlukan perbaikan.
"Secara teknis, kami melakukan beberapa penyesuaian, mulai dari pertahanan pick and roll hingga spacing pada cross screen. Namun kami masih belum sepenuhnya mengontrol transisi, karena lawan mencetak hampir 28 poin dari situasi tersebut," kata Jovicic.
Ia juga memuji kualitas Bogor Hornbills sebagai tim tangguh dengan kombinasi pemain asing dan lokal yang solid. Faktor atmosfer riuh dari dukungan suporter diakui menjadi elemen penting dalam membangun komunikasi non-verbal di lapangan.
"Inilah semifinal, kompetisi antara empat tim terbaik di Indonesia, tidak ada yang mudah. Kami harus selalu siap bermain 100 persen, tetap fokus, saling mendukung, dan menjaga kebersamaan," imbuh Jovicic.
Fokus Menjaga Momentum
Pemain Satria Muda, Jalen Jones, turut menekankan pentingnya menjaga ritme permainan dan energi tim dalam menghadapi ketatnya fase semifinal.
"Kami merasa sangat baik sebagai sebuah tim. Para pelatih melakukan pekerjaan luar biasa dalam mempersiapkan kami untuk pertandingan ini, dan kami tahu harus tampil dengan energi yang tepat setelah laga sebelumnya," kata Jones.
"Pelatih menekankan hal itu kepada kami, dan saya rasa kami menunjukkan perbedaan besar kali ini. Momentum positif ini harus kami bawa ke game berikutnya," tambahnya.
Mengenai kekuatan lawan, Jones memandang Bogor Hornbills memiliki komposisi tim yang merata di setiap posisi serta dipimpin oleh pelatih yang suportif.
"Namun, seperti yang saya katakan, bukan soal satu match-up saja, karena mereka punya pemain bagus di semua posisi," kata Jones.
"Saat ini empat tim terbaik di Indonesia bersaing untuk meraih gelar juara, dan inilah esensi playoffs basketball, kompetisi keras di mana setiap tim harus siap bertarung," tutup Jalen.
Selanjutnya, Satria Muda Pertamina Bandung dijadwalkan kembali bertanding melawan Bogor Hornbills pada Rabu, 10 Juni 2026, bertempat di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor.