Maurizio Sarri Tegaskan Lazio Belum Siap Raih Gelar Juara Serie A
Struktur klub yang belum matang dinilai menjadi alasan utama SS Lazio gagal meraih trofi dalam beberapa musim terakhir, meskipun berhasil menutup kompetisi Serie A musim 2025/2026 dengan kemenangan atas Pisa di Stadion Olimpico pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Evaluasi mendalam tersebut disampaikan langsung oleh kepala pelatih SS Lazio, Maurizio Sarri, saat merefleksikan pencapaian timnya selama menukangi rival sekota AS Roma tersebut.
Maurizio Sarri menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak menyesali kegagalan pasukannya dalam mempersembahkan piala ke lemari trofi Biancocelesti.
"Il rimpianto è di non essere riuscito a vincere? Abbiamo fatto il secondo posto, la finale di Coppa Italia, la vittoria ci è mancata. But non penso che in questi anni siamo stati strutturati per vincere" kata Maurizio Sarri, Pelatih Kepala SS Lazio.
Kendati gagal meraih juara, mantan pelatih Napoli tersebut melontarkan pujian setinggi langit kepada penyerang veteran Pedro yang menjadi penentu kemenangan dalam pertandingan terakhir.
"Fenomeno, ha fatto una carriera da fenomeno. Ha vinto tutto. È stato un esempio non solo di qualità, ma anche dentro lo spogliatoio con l'atteggiamento negli allenamenti. Un fenomeno da tutti i punti di vista" puji Maurizio Sarri, Pelatih Kepala SS Lazio.
Lebih lanjut, juru taktik berkebangsaan Italia itu juga menyoroti badai cedera yang menghantam skuadnya menjelang laga pamungkas musim ini.
"Questa partita è uno specchio della nostra stagione, oggi mancano 8-9 giocatori, arriviamo in difficoltà con la voglia di fare una bella partita. Il mio stato d'animo? Sereno" pungkas Maurizio Sarri, Pelatih Kepala SS Lazio.