Maurizio Sarri Ingatkan Mentalitas Pemain Lazio Jelang Final Coppa Italia
Pelatih Lazio Maurizio Sarri melontarkan peringatan keras kepada skuadnya menjelang pertandingan final Coppa Italia 2025/2026 melawan Inter Milan di Stadio Olimpico, Roma, pada Kamis (14/05/2026) dini hari WIB. Dilansir dari Bola, Sarri menegaskan bahwa strategi taktis tidak akan berguna jika pasukannya kembali menunjukkan mentalitas yang buruk di lapangan.
Klub berjuluk I Biancocelesti tersebut melangkah ke partai puncak setelah menyingkirkan AC Milan, Bologna, dan Atalanta, meskipun saat ini mereka masih tertahan di peringkat kesembilan klasemen Serie A. Di sisi lain, Inter Milan menjadi favorit kuat setelah berhasil mengunci gelar juara Serie A musim ini dan baru saja mengalahkan Lazio dengan skor telak 3-0 pada 9 Mei lalu.
Kekalahan telak dalam laga terakhir melawan Inter Milan dinilai sang pelatih lebih disebabkan oleh runtuhnya aspek psikologis para pemain daripada persoalan strategi sepak bola.
"Kalau mentalitas kami sama seperti Sabtu (09/05/2026) lalu, maka taktik tidak ada gunanya," tegas Sarri.
Mantan manajer Chelsea tersebut juga mengutarakan kekecewaannya yang mendalam terhadap performa keseluruhan tim dan kini mempertimbangkan untuk melakukan perombakan besar-besaran dalam komposisi susunan pemain utama Lazio.
"Saya punya delapan atau sembilan keraguan setelah pertandingan Sabtu (waktu setempat). Kami bermain sangat buruk sampai tidak perlu melihat performa individu satu per satu," ujar Sarri.
Juru taktik berusia 67 tahun itu menyayangkan cara para pemainnya menghadapi laga tersebut karena mereka seolah menyerahkan sisa pertandingan begitu saja kepada tim lawan.
"Kami menyerahkan pertandingan begitu saja. Penampilan kami benar-benar buruk dan hasil akhirnya pun sama buruknya," ucap Sarri.
Melalui sisa waktu persiapan yang singkat, mantan pelatih Juventus ini berharap bahwa penurunan performa yang dialami skuad Elang Ibu Kota murni merupakan masalah psikologis sementara waktu.
"Dalam beberapa hari, tidak ada latihan ajaib yang bisa mengubah segalanya. Kami hanya berharap apa yang terjadi Sabtu lalu murni soal mental," kata Maurizio Sarri.
Kondisi internal Lazio semakin rumit seiring masalah kebugaran gelandang Danilo Cataldi yang baru kembali mengikuti sesi latihan pagi setelah absen lama akibat cedera tulang panggul.
"Cataldi baru menjalani latihan pertamanya pagi ini. Kondisi medisnya membaik, tetapi kebugarannya tentu berbeda. Dia sudah sebulan tidak berlatih, jadi tidak mungkin bermain penuh," jelas Sarri.
Selain Cataldi, penyerang veteran Pedro juga dilaporkan belum pulih sepenuhnya dari cedera memar, namun perannya dari bangku cadangan dinilai tetap krusial bagi tim.
"Pedro adalah spesialis pertandingan seperti ini. Dia mencetak gol di sebagian besar final yang pernah dimainkan dan selalu memberikan segalanya," kata Sarri.