Sanksi ITF Batalkan Pemutaran Lagu Kebangsaan Rusia di Roland Garros

Share

Lagu kebangsaan Rusia batal berkumandang dalam upacara penyerahan trofi juara tunggal putri Prancis Terbuka di Paris pada Sabtu, 6 Juni 2026, setelah kemenangan petenis Mirra Andreeva. Keputusan ini terjadi akibat Federasi Tenis Internasional (ITF) tetap mempertahankan sanksi penangguhan terhadap Rusia terkait konflik militer di Ukraina.

Dilansir dari franceinfo.fr, ITF menegaskan kembali posisi mereka melalui sebuah pernyataan resmi yang dirilis pada 8 Mei. Kebijakan tersebut berbeda dengan beberapa federasi olahraga internasional lain, seperti senam artistik, yang mulai mengizinkan kembali keikutsertaan atlet Belarus dan Rusia.

Dampak dari keputusan ITF membuat Mirra Andreeva harus mengangkat trofi Suzanne-Lenglen di lapangan utama tanpa adanya iringan musik nasional. Aturan status netral ini mewajibkan para atlet dari Rusia dan Belarus berkompetisi tanpa bendera, lagu kebangsaan, ataupun inisial negara pada nama mereka sejak invasi ke Ukraina dimulai pada Februari 2022.

Pembatasan ketat di turnamen tenis ini memiliki catatan sejarah yang berbeda dengan ajang olahraga lain di Paris. Pada Olimpiade Paris 2024, para atlet Rusia dan Belarus yang lolos kualifikasi sebagai Atlet Individu Netral (AIN) masih diizinkan merayakan kemenangan dengan lagu kebangsaan Olimpiade, sementara pihak penyelenggara Roland Garros memilih untuk tidak memutar musik sama sekali.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author