Samsung Ungkap Filosofi Desain Ergonomis Galaxy Z Series dan Watch9
Kenyamanan penggunaan menjadi fokus utama Samsung dalam merancang lini perangkat terbarunya. Produsen asal Korea Selatan ini memadukan tampilan tipis dengan prinsip ergonomis pada lini Galaxy Z Fold8, Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Flip8, hingga seri Galaxy Watch.
Seperti dilansir dari Detik iNET, bentuk paspor menjadi inspirasi utama dalam merancang Galaxy Z Fold8. Karakter paspor dinilai ergonomis karena praktis dibawa, nyaman digenggam satu tangan, serta memudahkan pengguna mengakses informasi secara cepat.
Executive Vice President sekaligus Head of Design Team Mobile eXperience Business Samsung Electronics, Hubert Lee, menjelaskan bahwa ukuran yang tipis dan ringan sangat memengaruhi kenyamanan pemakaian sehari-hari.
"Kedua aspek tersebut memengaruhi bagaimana perangkat dibuka secara natural, terasa nyaman saat digenggam, hingga mudah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari," ujar Lee.
Penerapan rasio paspor sangat terlihat pada Galaxy Z Fold8. Saat posisi terlipat, ponsel ini mengusung rasio layar 16:10 yang dirancang khusus untuk kenyamanan navigasi satu tangan.
Ketika layar dibuka, Galaxy Z Fold8 menyajikan visual berasio 4:3. Proporsi simetris ini membuat tampilan layar terasa lebih imersif sekaligus memperkuat faktor kenyamanan pengguna.
Di sisi lain, Galaxy Z Fold8 Ultra mengusung konsep "Emotive Slim". Samsung tidak sekadar memangkas ketebalan bodi, tetapi juga membentuk visual perangkat agar terlihat lebih ramping.
Lekukan frame dibuat lebih halus untuk memudahkan proses membuka layar. Siluet luar dirancang lebih melengkung guna meningkatkan kenyamanan genggaman, sementara bagian sisinya dibuat minimalis.
Samsung turut menerapkan pendekatan "Emotive Geometry" pada jajaran Galaxy Z Series. Konsep ini memadukan desain sederhana dan premium khas Galaxy dengan sentuhan yang lebih humanis.
Alasan Perluasan Lini dan Variasi Warna
Perluasan varian pada lini Galaxy Z dilakukan karena kebutuhan pengguna semakin beragam setelah tujuh generasi ponsel lipat hadir di pasar. Sebagian pengguna fokus pada produktivitas dan fungsi multitasking, sedangkan kelompok lain lebih memprioritaskan mobilitas.
Samsung menerjemahkan perbedaan karakter tersebut melalui pilihan warna. Galaxy Z Fold8 Ultra hadir dengan warna Violet Shadow yang memberikan kesan chic dan sophisticated, sedangkan Galaxy Z Fold8 menggunakan warna Lavender yang segar.
Galaxy Z Flip8 mendapatkan balutan warna Pink yang ekspresif. Selain itu, Samsung menyediakan opsi Cream dan Graphite bagi pengguna yang menyukai kesan timeless.
Inovasi Desain Galaxy Watch Berbasis Data
Penyempurnaan desain juga diterapkan pada lini Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9. Samsung memperbarui bagian strap agar lebih ringan, tipis, serta breathable menggunakan struktur air pocket baru.
Pengembangan strap jam tangan pintar ini memanfaatkan metode computational design. Validasi kenyamanan dilakukan berdasarkan analisis lebih dari 100 juta data pergelangan tangan pengguna dan 10 ribu simulasi.
Keseimbangan antara bodi jam dan strap juga ditingkatkan agar posisi perangkat tetap stabil saat digunakan. Sementara itu, Galaxy Watch Ultra2 tetap mempertahankan identitas cushion design yang menyatukan layar, bezel, dan bodi secara seamless.
Jarak serta pemisahan antar tombol fisik turut diperbaiki. Perubahan ini memudahkan pengguna mengenali tombol lewat sentuhan tanpa harus melihat ke layar smartwatch.
Lee menegaskan bahwa seluruh pendekatan ini lahir dari filosofi desain yang makin berpusat pada pengguna, terutama pada era perkembangan AI.
"Bagi kami, desain bukan hanya sesuatu yang dilihat, tetapi juga harus dapat dirasakan," kata Lee.