Samsung dan Apple Lirik Chip Memori DRAM dari CXMT
Produsen memori asal China, ChangXin Memory Technologies (CXMT), terus memperluas jangkauan bisnisnya di pasar global. Perusahaan tersebut dikabarkan sedang menjajaki potensi kerja sama dengan Samsung dan Apple untuk memasok chip memori smartphone masa depan, sebagaimana dilansir dari Gadget. Rencana pasokan ini menarik perhatian karena Samsung merupakan salah satu produsen DRAM terbesar di dunia.
Langkah diversifikasi ini dinilai sebagai upaya memperkuat keandalan rantai pasok, khususnya bagi unit yang dipasarkan di wilayah China. Lonjakan pembangunan server dan pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI) memicu lonjakan permintaan DRAM secara global. Situasi pasar ini secara otomatis mendongkrak daya tawar CXMT di mata para raksasa teknologi.
Ketertarikan Samsung maupun Apple diperkirakan tidak didasari oleh faktor efisiensi biaya. Banderol produk memori buatan CXMT dilaporkan sudah sejajar dengan penetapan harga dari pesaing utama seperti SK hynix, Micron, hingga Samsung sendiri. Memiliki opsi produsen alternatif menjadi langkah krusial untuk menjaga stabilitas pasokan di tengah ketatnya persaingan komponen.
Penguatan Posisi Pasar Melalui IPO
Peningkatan peran CXMT di industri memori selaras dengan pencapaian finansial terbarunya. Perusahaan sukses meluncurkan penawaran umum perdana (IPO) terbesar di Asia pada 2026, ditandai kenaikan harga saham sekitar 466 persen saat pembukaan perdagangan.
Aksi korporasi tersebut mendongkrak valuasi perusahaan hingga menembus angka sekitar USD 488 miliar. Suntikan dana dari pasar modal ini dialokasikan untuk membiayai ekspansi fasilitas produksi serta mempercepat riset pengembangan teknologi memori terkini.
Hingga saat ini, baik pihak CXMT, Samsung, maupun Apple belum memberikan konfirmasi resmi terkait rumor penjajakan kemitraan tersebut. Namun, sinyal kerja sama ini mengindikasikan bahwa CXMT telah bertransformasi menjadi kompetitor utama bagi pemain papan atas industri memori global.