Salinan Ilegal Film The Odyssey Beredar di Media Sosial X
Salinan ilegal berkualitas tinggi dari film terbaru sutradara Christopher Nolan, The Odyssey, beredar luas di platform media sosial X pada akhir pekan lalu. Seperti dilansir dari Detikcom, unggahan yang memuat film tersebut sempat ditonton lebih dari 3 juta kali sebelum akun penyebarnya ditangguhkan.
Unggahan berupa rekam layar berdurasi hampir tiga jam tersebut mendadak viral setelah dibagikan oleh sebuah akun. Hingga saat ini, proses serta asal-usul pelaku dalam memperoleh rekaman berkualitas tinggi itu masih belum diketahui.
Pihak studio produksi langsung mengambil langkah penanganan untuk menghentikan penyebaran konten tanpa izin tersebut di media sosial.
"Kami menyadari adanya unggahan tanpa izin atas film tersebut dan segera memulai protokol penghapusan (takedown). Kami menangani pelanggaran hak cipta secara serius dan akan menempuh semua langkah hukum yang sesuai untuk melindungi konten serta hak kekayaan intelektual kami," tegas pihak Universal dalam pernyataan resminya.
Di samping masalah kebocoran tersebut, film ini terus mencatatkan angka penjualan tiket yang mengesankan di bioskop global sejak dirilis awal Juli. Pada akhir pekan keduanya di Amerika Serikat, sinema ini meraih $87 juta, sementara pendapatan secara global telah menembus $640 juta.
Isu seputar film ini juga diwarnai kritik dari pemilik platform X, Elon Musk, mengenai pemilihan Lupita Nyong'o sebagai Helen of Troy yang dianggapnya berkaitan dengan budaya DEI. Musk bahkan menyatakan rencananya untuk membuat adaptasi puisi epik Homer sendiri menggunakan Grok Imagine.
Sutradara film tersebut memberikan tanggapan terkait berbagai polemik yang muncul mengenai keputusan jajaran pemerannya.
"Diskusi yang terjadi sebelum orang-orang menonton filmnya adalah hal yang selalu tidak relevan, karena tidak ada satu pun dari mereka yang tahu seperti apa film itu sebenarnya," pungkas Nolan.