Sakamoto Days Dekati Akhir Cerita di Shonen Jump
Persaingan manga di majalah Shonen Jump memasuki babak baru pada 2026. Sejumlah serial populer mulai mengakhiri perjalanannya di majalah komik Jepang tersebut.
Gelombang tamatnya seri utama dibuka oleh sekuel Jujutsu Kaisen, Chainsaw Man, Black Clover, hingga Blue Box pada Juli lalu, dilansir dari Detikcom.
Kini, giliran serial Sakamoto Days yang bersiap menyusul. Manga tersebut resmi mendekati babak akhir setelah menjalani Arc terakhirnya selama kurang lebih satu tahun.
Memasuki babak klimaks jelang chapter penutup, alur cerita berfokus pada upaya karakter utama menghentikan sahabatnya yang berubah menjadi musuh.
Perubahan kepribadian kawan tersebut memicu pertarungan sengit di antara mereka. Konflik memuncak usai Nagumo menundukkan Kei Uzuki dalam perkelahian mendalam.
Namun, Kei Uzuki bangkit kembali dengan kepribadian anyar dan melancarkan serangan fatal terhadap Sakamoto.
Kepribadian baru tersebut ternyata merepresentasikan sosok Sakamoto pada masa kejayaannya dahulu, bukan kepribadian milik Takamura seperti perkiraan awal.
Kembalinya Sosok Pembunuh Bayaran Puncak
Manga karangan Yuto Suzuki ini pada dasarnya menyoroti kehidupan Sakamoto, seorang mantan pembunuh bayaran legendaris.
Ia telah pensiun, menikah, memiliki anak perempuan, dan mengelola toko kelontong. Perubahan fisik dan gaya hidupnya sempat membuat penggemar penasaran akan kemampuan aslinya.
Kei Uzuki rupanya menyimpan kepribadian puncak Sakamoto dari masa lalu. Kepribadian tersebut kini muncul sebagai lawan dalam pertempuran terakhir.
Bahkan pembunuh bayaran kelas atas seperti Nagumo kewalahan menghadapi sosok tersebut. Anggota Ordo tersisa seperti Shishiba dan Osaragi pun terpaksa turun tangan menghadapi musuh kuat ini.