Sabalenka dan Swiatek Melaju ke Babak Keempat Cincinnati Open 2026

Share

Petenis tunggal putri nomor satu dunia Aryna Sabalenka menundukkan Wang Xinyu dua set langsung 6-1, 6-3 di Cincinnati Open untuk mengamankan tempat di babak keempat pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Kemenangan cepat dalam tempo kurang dari satu jam tersebut membuat Sabalenka melenggang mulus tanpa menghadapi ancaman break point sepanjang laga. Ia mencatatkan 17 winner dan hanya melakukan lima unforced error.

Hasil ini memperkokoh posisinya di puncak peringkat WTA dari kejaran Elena Rybakina menjelang turnamen Grand Slam AS Terbuka. Di babak 16 besar, Sabalenka dijadwalkan bertanding menghadapi wakil Republik Ceko, Sara Bejlek.

"Mendapatkan kemenangan ini dalam waktu kurang dari satu jam adalah hasil yang luar biasa dan saya sangat senang bisa lolos," kata Sabalenka.

Petenis asal Belarus tersebut menilai keberhasilannya tidak lepas dari rasa percaya diri yang tinggi di lapangan.

"Saya pikir saya sangat percaya pada diri sendiri dan melakukan pukulan tanpa berpikir berlebihan. Itu adalah senjata pada pertandingan malam ini," ujar Sabalenka.

Langkah manis Sabalenka diikuti unggulan lainnya, Iga Swiatek, yang harus bangkit dari ketertinggalan set pertama untuk mengeliminasi Maria Sakkari 4-6, 6-1, 6-1 dalam tempo dua jam. Swiatek menyelamatkan tujuh dari delapan break point dan mengamankan kemenangan kedelapan secara beruntun.

"Saya merasa bermain cukup baik pada set pertama, tetapi terkadang kurang presisi. Saya terlalu banyak mengarahkan bola kepada Maria dan dia memanfaatkan peluang," kata Swiatek.

Mantan petenis nomor satu dunia itu kemudian mengubah pendekatan taktiknya pada dua set berikutnya guna membalikkan keadaan.

"Saya benar-benar ingin mulai menekannya agar dia tidak mendapat banyak kesempatan untuk menekan saya. Saya senang pada set kedua hal itu mulai berhasil dan saya bermain sedikit lebih baik," ujar Swiatek.

Swiatek menambahkan bahwa dinamika pertandingan tersebut cukup menyulitkan dirinya dari sisi analisis performa.

"Sulit menganalysis pertandingan ini. Saya bermain bagus di set pertama tapi saya kurang presisi, saya terlalu sering mengarahkan bola ke arahnya," kata Swiatek.

Ia bersyukur perubahan strategi yang diterapkannya berjalan efektif hingga memastikan kemenangan.

"Setelah itu saya ingin menekannya dan tidak memberi terlalu banyak peluang. Saya senang strategi itu mulai berhasil di set kedua, saya bermain sedikit lebih baik," ujar Swiatek.

Di laga lain, Elena Rybakina mengalahkan Magdalena Frech 6-4, 7-6(2) dalam pertandingan yang sempat terhenti dua kali akibat hujan. Rybakina harus berjuang keras menuntaskan laga usai melewatkan tiga match point pada game ke-12 set kedua.

"Hari ini benar-benar gila, jujur saja. Setiap kali keluar lapangan, awan dan kelembapan menyelimuti," kata Rybakina.

Petenis unggulan kedua itu mengakui stamina dan fokusnya sempat terkuras menjelang akhir laga.

"Saya merasa penguasaan bola saya bagus di tie-break, tapi itu pertandingan yang berat. Saya punya peluang di tiga match point, tapi saat lelah, sulit menjaga konsentrasi," ujar Rybakina.

Meski kesulitan, Rybakina mampu menyelesaikan permainan pada babak tie-break.

"Saya bersyukur tie-break berpihak pada saya, saya hanya berusaha meraih poin sebanyak mungkin," kata Rybakina.

Sementara itu pada sektor putra, kejutan terjadi saat petenis unggulan keempat Daniil Medvedev disingkirkan wakil tuan rumah Brandon Nakashima. Medvedev takluk melalui pertarungan tiga set 6-7(3), 7-6(4), 6-1 setelah gagal memanfaatkan tiga match point pada set kedua.

"Saat tertinggal match point, saya hanya berusaha menyemangati diri sendiri untuk terus berjuang merebut setiap poin," kata Nakashima.

Petenis Amerika Serikat tersebut mengaku sangat puas dengan performa dominannya di set penentu.

"Saya sangat senang dengan level permainan di set ketiga," ujar Nakashima.

Kekalahan Medvedev diwarnai aksi emosional di lapangan akibat 51 unforced error yang dibuatnya. Pada babak selanjutnya, Nakashima bakal berjumpa dengan petenis asal Portugal, Nuno Borges.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author