Ryan Giggs Dukung Rencana Manchester United Angkut Cole Palmer dari Chelsea
Mantan pemain Manchester United, Ryan Giggs, memberikan lampu hijau terhadap potensi perpindahan bintang Chelsea, Cole Palmer, menuju Old Trafford pada jendela transfer musim panas mendatang.
Rumor terkait masa depan gelandang serang berusia 24 tahun itu terus bergulir dalam beberapa pekan terakhir, seperti dikutip dari Bola. Walau sang pemain berkomitmen bertahan di Stamford Bridge, spekulasi ketertarikan Setan Merah tetap mencuat.
Palmer lahir dan tumbuh di Manchester, serta mengidolakan Wayne Rooney sebelum masuk ke akademi Manchester City. Giggs merasa kehadiran Palmer dapat meningkatkan kualitas lini serang skuad Setan Merah yang kini sangat bergantung pada Bruno Fernandes.
"Ya, tentu dia cocok. Dia anak Manchester. Pertanyaannya mungkin di mana dia akan bermain karena ada Bruno di posisi nomor 10," ujar Giggs dalam siniar Rio Ferdinand Presents.
Giggs menambahkan bahwa Palmer memiliki fleksibilitas untuk ditempatkan di sektor sayap kanan serangan. Manchester United dinilai memerlukan lebih banyak pemain kreatif guna menyuplai barisan depan mereka.
"Kita sering membicarakan Hojlund dan Sesko, tetapi hanya Bruno yang benar-benar terus menciptakan peluang. Bagaimana jika Bruno sedang tampil buruk atau cedera? Anda membutuhkan tiga atau empat pemain kreatif di dalam tim," kata Giggs.
Komentar tersebut kian memanaskan rumor kepindahan Palmer, meskipun manajemen Chelsea belum menunjukkan tanda-tanda akan melepasnya. Sejak diboyong dari Manchester City pada 2023, Palmer menjelma menjadi pilar penting London Biru lewat torehan gol dan assist yang konsisten.
Komitmen dan Kontrak Jangka Panjang
Meski kerap dikaitkan dengan klub masa kecilnya, pemain berusia 23 tahun tersebut menegaskan kesetiaannya bersama Chelsea dan menepis segala rumor kembalinya ia ke kota Manchester.
"I don't have plans to leave Chelsea. We still have a lot of things to fight for," ucap Palmer dalam sebuah wawancara.
Palmer juga menyatakan ketidakpeduliannya terhadap spekulasi media yang berkembang mengenai dirinya.
"Semua orang hanya berbicara. Ketika saya melihat rumor itu, saya hanya tertawa," tutur Palmer.
Saat ini, Palmer masih terikat masa bakti jangka panjang di Stamford Bridge hingga tahun 2033. Namun, kegagalan Chelsea menembus zona Liga Champions diprediksi bakal membuat rumor transfer sang pemain kembali memanas menjelang musim panas.