Rupiah NDF Menguat Terbatas ke Posisi Rp18.104 per Dolar AS

Share

Nilai tukar rupiah di pasar Non-Deliverable Forwards (NDF) bergerak menguat terbatas ke posisi Rp18.104 per dolar AS pada perdagangan Kamis, 9 Juli 2026 pagi, setelah sempat melemah ke level Rp18.119 per dolar AS.

Dilansir dari Bloomberg Technoz, mata uang garuda mencatatkan penguatan sebesar 0,07 persen pada pukul 07.45 WIB seiring dengan pergerakan positif mayoritas mata uang di kawasan Asia. Beberapa mata uang regional seperti won Korea Selatan, yen Jepang, baht Thailand, dolar Singapura, yuan offshore, dan ringgit Malaysia terpantau turut melanjutkan tren penguatan pagi ini.

Meski mengalami penguatan di pasar offshore, pergerakan nilai tukar rupiah hari ini diperkirakan masih dibayangi oleh sejumlah sentimen domestik dan global. S&P Dow Jones Indices memasukkan Indonesia dalam daftar negara yang berpotensi mengalami reklasifikasi pasar pada tahun 2027 akibat masalah transparansi dan likuiditas pasar saham domestik.

Dari sisi domestik, indikator konsumsi rumah tangga, manufaktur, hingga kepercayaan konsumen menunjukkan pelemahan bertahap yang memperkuat persepsi perlambatan momentum pertumbuhan ekonomi. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) dilaporkan menurun selama tiga bulan beruntun hingga mencapai level terendah sejak September 2025.

Tekanan inflasi yang meningkat turut menggerus daya beli masyarakat di tengah kondisi pasar tenaga kerja yang belum menunjukkan perbaikan kuat. Kombinasi faktor tersebut memicu kekhawatiran melambatnya konsumsi domestik sebagai mesin utama pertumbuhan ekonomi pada paruh kedua tahun 2026.

Sementara itu, ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran kembali memperkeruh situasi eksternal dan memicu kenaikan harga minyak mentah sebesar 1,24 persen ke posisi US$78,99 per barel. Kondisi tersebut membuat dolar AS bertahan kuat sebagai aset aman, sehingga penguatan rupiah diproyeksikan berjalan dalam rentang sempit selama belum ada arus masuk modal asing yang signifikan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author