Rupiah Menguat ke Rp17.953 per Dolar AS Pascakenaikan Suku Bunga BI

Share

Nilai tukar rupiah mengalami penguatan signifikan terhadap dolar Amerika Serikat pada sesi perdagangan Rabu (10/6/2026). Mata uang domestik ini berhasil ditutup dengan apresiasi sebesar 0,6 persen ke level Rp17.953 per dolar AS, dilansir dari Bloomberg Technoz.

Apresiasi mata uang Garuda pada sore ini memperpanjang tren positif yang telah dimulai sejak kemarin. Penguatan terjadi setelah Bank Indonesia secara mengejutkan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,5 persen di luar jadwal rapat reguler.

Kebijakan agresif bank sentral tersebut langsung direspons positif oleh pasar keuangan, baik di pasar valuta asing maupun pasar Surat Utang Negara. Aksi beli skala besar tercatat di pasar SUN yang memicu penurunan yield di hampir seluruh tenor acuan.

Kendati demikian, penguatan ini dinilai belum menjadi tanda berakhirnya tekanan terhadap mata uang domestik. Lonjakan rupiah saat ini dipandang sebagai pemulihan sentimen jangka pendek setelah investor melihat kesiapan BI dalam menjaga stabilitas rupiah, sekaligus meredakan isu independensi BI yang mengemuka pada kuartal pertama tahun ini.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author