Ruben Onsu Jalani Tes Medis Pembuktian Hak Asuh Anak
Presenter Ruben Onsu akhirnya menyetujui pemeriksaan medis guna menepis tuduhan penyakit menular yang terus digulirkan dalam persidangan hak asuh anak di Jakarta Selatan, Minggu (2/8/2026).
Langkah pemeriksaan melalui layanan rumah ke rumah dari Prodia pada 25 Juli 2026 tersebut diambil setelah isu kesehatan Ruben berulang kali dijadikan bahan argumen oleh pihak lawan sejak mediasi pertengahan Juli lalu.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkapkan bahwa kliennya sempat merasa lelah dan mempertanyakan keharusan untuk selalu menjadi pihak yang memberikan pembuktian.
"Ruben sempat keberatan, dia bilang: 'Kenapa harus saya selalu yang harus membuktikan sesuatu? Termasuk kesehatan, kenapa enggak sama-sama periksa kesehatan?'," ungkap Minola.
Pengacara tersebut lantas memberikan pandangan agar Ruben tetap kooperatif demi meluruskan spekulasi publik dan memperkuat posisi hukumnya.
"Saya bilang jangan, kita enggak boleh keras hati. Lakukan saja, rendah hati saja. Kalau memang hanya kita (yang periksa), ya kita saja, enggak jadi persoalan. Pasti ada gunanya," imbuh Minola.
Pemeriksaan darah yang terekam pada pukul 15.43 WIB tersebut disiapkan secara khusus untuk mematahkan tuduhan terkait risiko keselamatan anak-anak mereka.
"Ini sudah dipersiapkan sejak tanggal 25 Juli. Kami siapkan untuk kepentingan pembuktian nantinya di ruang persidangan, terutama jika masalah kesehatan ini dipakai sebagai dalil untuk memenangkan hak asuh anak," jelas Minola.
Selain masalah persidangan, keraguan Ruben muncul akibat konsumsi obat-obatan yang disiapkan oleh keluarga istrinya tanpa adanya diagnosis resmi dari pihak dokter.
"Ruben sering dikatakan kena penyakit tiga huruf, sementara tidak ada dokter mana pun yang memeriksa dia menyatakan hal itu. Obat-obat itu menurut Ruben yang menyiapkan dan membeli adalah adiknya S (Sarwendah)," beber Minola.
Hasil laboratorium independen secara resmi mengonfirmasi bahwa Ruben berada dalam kondisi sehat dan bebas dari infeksi HIV.
"Hasilnya Non-Reaktif. Jadi artinya tidak ada seperti apa yang dituduhkan," tegas Minola.
Dokumen kesehatan dan bukti pengambilan darah ini bakal dibawa oleh tim kuasa hukum ke majelis hakim pada jadwal sidang lanjutan yang diagendakan pada 6 Agustus mendatang.