Ruben Onsu Ancam Laporkan Pihak yang Umbar Aib Keluarga
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengancam akan melaporkan pihak keluarga atau kerabat yang mencoba menjatuhkan mental kliennya lewat ancaman pembongkaran aib pribadi di tengah perebutan hak asuh anak pada Senin (6/7/2026).
Tindakan tersebut dinilai sebagai upaya luar konteks hukum yang bertujuan untuk mempermalukan Ruben Onsu, seperti dilansir dari Detik Hot. Pihak pengacara menegaskan tidak akan tinggal diam atas isu yang tidak berkaitan dengan kesejahteraan anak tersebut.
"Saya mau ingatkan siapa pun itu ya, keluarga, adik, teman Ruben kalau misalnya kemudian di dalam rangka Ruben ingin memperjuangkan haknya untuk mendapatkan waktu berkumpul bersama dengan anaknya yang dijamin oleh undang-undang, kemudian mengancam membuka aib, berarti ingin mempermalukan tanpa ada konteks. Ini juga merupakan perbuatan melawan hukum dan kami juga bisa melaporkan," tegas Minola Sebayang saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (6/7/2026).
Minola menyatakan bahwa peringatan ini dilayangkan agar tidak ada pihak yang menyalahgunakan situasi demi kepentingan pribadi. Penegasan mengenai status Indonesia sebagai negara hukum juga disuarakan olehnya terkait niat buruk pelaku.
"Ini negara hukum jangan ancam Ruben dengan membuka hal-hal yang tidak seharusnya dibuka karena tidak ada konteksnya. Berarti kan ini berdiri sendiri ingin mempermalukan niat dan tujuannya sudah ada ya," ujar Minola Sebayang.
Lebih lanjut, bukti adanya niat jahat atau mens rea disebut sudah dikantongi oleh tim hukum apabila ancaman tersebut benar-benar direalisasikan ke publik. Hal ini memperkuat dasar untuk mengambil langkah hukum pidana.
"Jadi kalau itu memang dilanjutkan maka sudah cukup bukti bahwa orang tersebut memang memiliki niat untuk mempermalukan dan mencemarkan nama baik Ruben Onsu bukan untuk membela kepentingan anak-anak. Catat," beber Minola Sebayang.
Sementara itu, Ruben Onsu dilaporkan memilih fokus pada proses gugatan anak ketimbang memikirkan ancaman eksternal tersebut. Komunikasi dengan kuasa hukum sejauh ini berjalan intensif pasca-kepulangannya ke Indonesia.
"Ruben tidak ada membahas, karena kalaupun kita bicara, kita bertelepon setelah dia kembali ke Tanah Air, itu pasti fokus terkait dengan masalah hal-hal yang harus kami lakukan sehubungan dengan adanya gugatan hak asuh anak ya," pungkas Minola Sebayang.
Perseteruan ini memperpanjang rangkaian permasalahan hukum pasca-perceraian Ruben Onsu pada tahun 2024 lalu. Sidang perdana perebutan hak asuh anak dijadwalkan berlangsung pada 15 Juli mendatang dengan agenda penyampaian bukti kondisi psikologis anak.