Ruben Amorim Buka Suara Soal Syarat Kemajuan Sepak Bola Indonesia

Share

Pengembangan prestasi sepak bola Indonesia dinilai membutuhkan dua faktor utama, yaitu gairah tinggi dari anak muda serta ketersediaan pelatih berkualitas. Hal tersebut disampaikan pelatih AC Milan, Ruben Amorim, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Juru taktik asal Portugal itu menekankan pentingnya kehadiran pelatih yang tepat pada setiap jenjang usia untuk membentuk fondasi dasar para pemain muda.

"Untuk berkembang sebagai sebuah negara atau klub, hal pertama yang Anda butuhkan adalah gairah terhadap sepak bola. Kemudian, Anda membutuhkan banyak anak muda yang ingin bermain sepak bola," kata Amorim.

Ia menambahkan bahwa keberadaan pelatih berkualitas sangat krusial agar dapat mengajarkan teknik dasar bermain sepak bola yang benar kepada anak-anak sejak usia dini.

"Bagi saya, sangat penting untuk memiliki pelatih-pelatih yang sangat bagus. Pelatih-pelatih hebat yang tepat untuk setiap kelompok umur, yang dapat mengajarkan hal-hal dasar, menunjukkan cara bermain sepak bola yang benar," ujar Amorim.

Menurut pelatih berusia 41 tahun tersebut, kombinasi antusiasme dan pembinaan yang tepat menjadi kunci utama dalam memajukan sepak bola suatu negara.

"Saya pikir rahasianya adalah itu, gairah yang besar dan pelatih yang baik untuk mengajarkan sepak bola dengan cara benar," ungkap Amorim.

Selain menyoroti pengembangan sepak bola nasional, Amorim juga membeberkan fokus pembenahan timnya menjelang laga uji coba pramusim melawan Chelsea. Ia membidik perbaikan pada situasi bola mati dan peningkatkan ketahanan fisik para pemainnya.

"Apa yang kami harapkan adalah situasi set piece (bola mati) yang bagus. Itu adalah sesuatu yang perlu kami benahi, dan sangat penting menghadapi tim-tim Inggris karena mereka sangat bagus dalam hal tersebut," kata Amorim.

Ia menganggap perbedaan intensitas fisik antara kompetisi di Inggris dan Italia sebagai tantangan positif bagi perkembangan skuadnya.

"Kemudian, aspek fisik dalam permainan sepak bola Inggris sedikit berbeda dari Italia, tetapi kami ingin berkembang secara fisik, jadi ini adalah ujian yang bagus," tutur Amorim.

Ujian fisik tersebut dipandang sebagai momen evaluasi yang sangat baik untuk mengukur kesiapan AC Milan sebelum mengarungi musim kompetisi baru.

"Saya rasa kami akan sedikit lebih kesulitan secara fisik, dan itu adalah hal yang baik, terutama di momen saat ini," jelas Amorim.

Pertandingan persahabatan antara AC Milan melawan Chelsea akan digelar di SUGBK, Jakarta, pada Sabtu (8/8/2026). Pertandingan ini sekaligus menandai kembalinya klub berjuluk I Rossoneri tersebut ke Indonesia setelah kunjungan terakhir mereka pada tahun 1994 silam.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author