Ronny Pangemanan Optimistis John Herdman Bawa Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia
Pengamat sepak bola nasional Ronny Pangemanan meyakini target PSSI agar Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030 dapat direalisasikan oleh pelatih John Herdman. Pernyataan tersebut disampaikan setelah melihat performa Skuad Garuda dalam beberapa kompetisi terakhir sejak awal tahun ini.
Dilansir dari Bola, pelatih asal Inggris tersebut mulai mengarsiteki Timnas Indonesia pada Januari 2026 untuk menggantikan posisi Patrick Kluivert. Di bawah arahan Herdman, posisi Indonesia dalam peringkat FIFA berhasil naik dari urutan 122 menjadi 118 setelah memetik kemenangan atas Oman dan Mozambik pada laga uji coba.
Sebelumnya, Jay Idzes dan rekan-rekan juga berhasil menembus babak final turnamen FIFA Series pada Maret 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Namun, langkah Indonesia untuk meraih gelar juara terhenti setelah menelan kekalahan dari Bulgaria dan harus puas menempati posisi kedua.
Keyakinan terhadap kualitas kepelatihan John Herdman disampaikan oleh Ronny Pangemanan dalam sebuah tayangan di kanal YouTube tvOneNews baru-baru ini. Pria yang akrab disapa Bung Ropan tersebut menilai adanya perbedaan positif dalam cara penanganan tim.
"Sangat yakin, kita lolos ke Piala Dunia 2030. John Herdman memulainya dengan kemenangan 4-0 atas St. Kitts and Nevis. Memang bukan apple to apple, tapi cara penanganannya (dari pelatih-pelatih sebelumnya) berbeda," kata Ronny Pangemanan, Pengamat Sepak Bola Nasional.
Ropan menambahkan bahwa peningkatan performa para pemain terlihat jelas dari strategi serta pendekatan yang diterapkan oleh mantan pelatih tim nasional Kanada tersebut selama menukangi skuad.
"Terlihat sekali jauh sekali pendekatan terhadap pemain, bagaimana bermain dengan skemanya, taktik. John Herdman tuh di atas Patrick Kluivert secara kualitas," imbuh Ronny Pangemanan, Pengamat Sepak Bola Nasional.
Sebelum menandatangani kontrak dengan PSSI, Herdman diketahui tidak sedang menangani tim sepak bola manapun setelah berpisah dari tim sebelumnya.
"Pada saat itu nganggur dia. Kalau dia yang dapat duluan (jadi pelatih timnas pengganti Shin Tae-yong), mungkin akan berbeda," kata Ronny Pangemanan, Pengamat Sepak Bola Nasional.
Keberhasilan menahan imbang permainan Bulgaria dan hanya kalah tipis lewat titik putih dinilai menjadi modal penting bagi tingkat kepercayaan diri sang pelatih untuk menghadapi kompetisi ke depan.
"Dia lebih pede sekarang. Lawan Bulgaria, tim Eropa yang kuat aja cuma bisa menang penalti kok lawannya," tukas Ronny Pangemanan, Pengamat Sepak Bola Nasional.
Meskipun terdapat perbedaan situasi kompetisi yang dihadapi oleh pelatih sebelumnya, Ropan membandingkan rekam jejak karier kedua juru taktik tersebut di kancah internasional.
"Walaupun tidak apple to apple, tetapi pelatih sebelumnya, Patrick Kluivert, dia datang dengan menangani tim yang di bawah, Curacao. Enggak ada Curacao ia bawa lolos ke Piala Dunia kan?," ujar Ronny Pangemanan, Pengamat Sepak Bola Nasional.
Rekam jejak Herdman yang pernah membawa Kanada melaju ke putaran final Piala Dunia menjadi pembeda utama kualitas kelas pelatih yang kini dimiliki Indonesia.
"John Herdman datang setelah menangani dan meloloskan Kanada ke Piala Dunia 2022. Mereka mungkin menunggu waktu selama mungkin 40 tahun lebih. Jadi memang beda secara level kualitas. Makanya saya bilang tadi, kalau dia yang tangani sejak awal akan lebih berbeda," tandas Ronny Pangemanan, Pengamat Sepak Bola Nasional.
Selain faktor taktis, gaya kepemimpinan yang aktif dan komunikatif di pinggir lapangan sepanjang pertandingan menjadi poin plus yang disoroti dari sosok Herdman.
"Patrick Kluivert hanya diam, tidak reaktif. Sementara John Herdman berteriak terus, memperingatkan semua pemain," ungkap Ronny Pangemanan, Pengamat Sepak Bola Nasional.
Aksi Herdman yang langsung memanggil beberapa pemain kunci seperti Justin Hubner dan Ole Romeny di sela-sela pertandingan dianggap menunjukkan kelasnya sebagai pelatih berkualitas.
"Justin Hubner habis bikin gol dia panggil ke pinggir lapangan. Lalu mereka bicara. Begitu pula dengan Ole Romeny juga dia panggil. Itu baru namanya pelatih," pungkas Ronny Pangemanan, Pengamat Sepak Bola Nasional.
Saat ini, Timnas Indonesia tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi rangkaian turnamen selanjutnya, meliputi Piala AFF, FIFA ASEAN Cup, Piala Asia 2027, serta babak Kualifikasi Piala Dunia 2030.