Robot Humanoid Mengemis di Jalanan China Picu Debat Perkembangan AI
Sebuah video yang menampilkan robot humanoid mengemis di jalanan China viral di media sosial. Fenomena ini memicu perdebatan mengenai perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Aksi tersebut direkam di Provinsi Sichuan.
Rekaman memperlihatkan robot berlutut di pinggir jalan sambil meminta sumbangan kepada pejalan kaki, seperti dilansir dari Bloomberg Technoz yang mengutip laporan The Economic Times pada Selasa (23/06/2026). Robot tersebut dilengkapi wadah donasi, kode QR pembayaran digital, serta papan pengumuman. Papan itu bertuliskan permintaan bantuan biaya listrik untuk mengisi ulang daya baterainya.
Melalui pengeras suara, robot itu meminta bantuan karena tidak memiliki dana untuk mengisi ulang energi. Kejadian tidak biasa ini langsung menarik perhatian publik secara luas.
Banyak warganet melontarkan candaan bahwa aktivitas mengemis kini berpotensi dilakukan robot, setelah sebelumnya pekerja manusia terancam digantikan otomatisasi. Sebagian pengguna media sosial menganggap tidak ada pekerjaan yang benar-benar aman dari AI. Namun, sebagian lain menilai video itu merupakan bentuk pemasaran kreatif.
Robot dalam video tersebut diduga merupakan model humanoid buatan perusahaan robotika China, Unitree Robotics. Perusahaan ini dikenal mengembangkan robot humanoid dan robot berkaki empat untuk demonstrasi teknologi. Nama Unitree semakin disorot seiring ekspansi industri robotika China dan rencana perusahaan melantai di bursa saham. Namun, beberapa insiden sempat melibatkan robot buatan mereka.
Pada Maret lalu, sebuah robot humanoid dilaporkan ditahan oleh polisi. Penahanan dilakukan setelah robot tersebut menakut-nakuti seorang wanita tua di jalanan China. Video lain juga menunjukkan robot Unitree mengenakan wig badut secara tidak sengaja menendang perut seorang anak. Robot itu kehilangan keseimbangan lalu terjatuh hingga anggota tubuhnya mengenai seseorang.